MENARIK PERHATIAN -- Salah satu karakter wayang dalam ukuran raksasa yang ikut diarak dalam Solo Wayang Carnaval, Sabtu (18/2/2012) sore. Karakter ini adalah Gatotkaca. (JIBI/SOLOPOS/Sri Handayani) MENARIK PERHATIAN -- Salah satu karakter wayang dalam ukuran raksasa yang ikut diarak dalam Solo Wayang Carnaval, Sabtu (18/2/2012) sore. Karakter ini adalah Gatotkaca. (JIBI/SOLOPOS/Sri Handayani)
Sabtu, 18 Februari 2012 17:49 WIB Solo Share :

SOLO WAYANG CARNAVAL
Werkudara dan Mobil Esemka Mencuri Perhatian

MENARIK PERHATIAN -- Salah satu karakter wayang dalam ukuran raksasa yang ikut diarak dalam Solo Wayang Carnaval, Sabtu (18/2/2012) sore. Karakter ini adalah Gatotkaca. (JIBI/SOLOPOS/Sri Handayani)

SOLO – Solo Wayang Carnaval benar-benar menarik perhatian warga Solo dan sekitarnya. Dalam kirab untuk merayakan HUT ke-267 Kota Solo itu warga tumplek blek di sepanjang rute kirab dari Lapangan Kota Barat hingga Balaikota Solo untuk menyaksikan arak-arakan.

Yang menarik perhatian dari kirab ini antara lain adalah mobil Kiat Esemka yang ikut mengiringi jalannya kirab. Wakil Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengendarai salah satu tipe mobil itu yaitu Kiat Esemka Digdaya. Di belakangnya mengiringi mobil Esemka lain dan Esemka Bima. Spontan banyak masyarakat yang langsung berkomentar. “Oh, iki ta mobil Kiat Esemka kuwi,” kata sejumlah penonton.

Hal lain yang juga menarik perhatian adalah sosok karakter pewayangan berukuran besar yaitu Werkudara atau Bima. Dalam kirab ini, sosok Werkudara yang ditampilkan adalah versi Wasesa atau Werkudara Jadi Raja.

Karakter setinggi lebih kurang 5 meter ini memiliki lebar 2,6 meter dan memiliki berat total 200 kg. Karakter ini dibuat oley kelompok seniman AA Griup yang dipimpin Agus Mono Suwito Bumi. Bodinya dibuat dari kulit sapi dan kerbau.

JIBI/SOLOPOS/Dian Dewi Purnamasari

lowongan kerja
lowongan kerja AKADEMI TEKNOLOGI WARGA SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ketahanan Psikologis Mencegah Pelajar Bunuh Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/6/2017). Esai ini ditulis Ahmad Saifuddin, dosen di Institut Agama Islam Negeri Surakarta dan Sekretaris Lakpesdam PCNU Kabupaten Klaten. Alamat e-mail penulis adalah ahmad_saifuddin48@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Pada Sabtu (3/6/2017) saya terkejut ketika membaca Harian…