BBM Lemot, Operator Kembangkan Jaringan

ilustrasiilustrasi

JOGJA–Lambatnya layanan BlackBerry Messenger (BBM ) yan sering terjadi akhir-akhir ini mendapat tanggapan dari perusahaan operator. Mereka berjanji akan mengembangkan jaringan agar masalah tersebut segera teratasi di DIY.

Branch Manager Telkomsel Jogja Maryanto mengatakan mengatasi kelambatan atau lemotnya BBM pihaknya akan mengembangkan jaringan dengan membangun jaringan 3G baru untuk outdoor.

“Sebenarnya lemot itu bisa dipengaruhi beberapa hal. Di antaranya, dari lokasi pengguna BB tersebut berada, ada pemindahan jaringan dari 2G ke 3G sehingga membutuhkan waktu, tipe BlackBerry yang dipakai dan bisa juga masalah dari RIM,” ujarnya, Selasa (14/2).

Menurut Maryanto, untuk Jogja terutama area di dalam ringroad sudah dilengkapi jaringan 3G dan terkover sekitar 90%.

“Sehingga jika ada yang komplain harus menyebutkan secara spesifik lokasinya dimana. Untuk Telkomsel bisa mengirimkan pesan ke 116 atau 111, nanti akan langsung kami proses,” katanya.

Ia mengatakan untuk menjaga kualitas jaringan setiap minggunya pihaknya selalu mengadakan pengecekan dan jika ada yang kurang bagus akan langsung di-upgrade.

“Tes kami lakukan setiap minggu. Namun yang jelas pengguna data di Jogja semakin bertambah, sehingga kapasitas pun harus  ditambah. Rencananya untuk pengembangan jaringan kami akan membangun 3G baru untuk outdoor,” jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk di dalam ruangan, Tekomsel juga akan memperkuat jaringan terutama untuk lokasi yang cukup padat dengan membangun BTS hotel.

“BTS hotel atau BTS yang ada di dalam gedung dengan menginduk ke tower terdekat, rencaanya akan kami bangun di kampus dan Malioboro. Ke depan, kami harapkan layanan Telkomsel semakin baik,” katanya.

Secara Terpisah, Marketing Communication Indosat Jogja D. Wahyu mengatakan saat ini pihaknya sedang meningkatkan kapasitas di beberapa titik yang load datanya tinggi.

“Kami sedang improvement atau menambah kapasitas jaringan data. Untuk Jogja saat ini sudah banyak dilakukan perbaikan jaringan,”  jelasnya, Selasa (14/2).

Ditambahkan Wahyu, pengguna data Indosat semakin meningkat dan perlu diantisipasi dengan penambahan kapasitas.

Ia mencontohkan, penambahan kapasitas itu bisa dianalogikan dengan pelebaran jalan. Misalnya, jalan yang tadinya 100 meter dan awalnya longgar berubah penuh. Solusi yang harus diambil yakni pelebaran jalan.

“Hal itulah yang terus dilakukan untuk mengantisipasi penambahan data. Misalnya ketika ada yang komplain BBM lemot di lokasi tertentu akan langsung disurvei,” jelasnya.

Regional Sales Operation XL manager area DIY dan Jateng Selatan Eka Dwidasa, kelambatan masuknya pesan BBM terjadi karena program ini tidak menggunakan server langsung namun terinterkoneksi dengan RIM.

“Kalau ada gangguan di RIM memang berpengaruh kepada BBM. Jika itu terjadi, kami meminta ke outlet untuk pindah dan di alihkan ke jaringan 3G,” katanya, Selasa (14/2).(JIBI/Harian Jogja/Devi Krismawati)

Editor: | dalam: Ekonomi |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »