Siswa SMKN 1 Karanganyar tuntut kepala sekolah mundur

DEMONSTRASI SISWA -- Para siswa SMKN 1 Karanganyar berdemonstrasi di lapangan sekolah setempat untuk menuntut kepala sekolah mereka mundur, Rabu (14/12/2011). (JIBI/SOLOPOS/Farid Syafrodhi)DEMONSTRASI SISWA -- Para siswa SMKN 1 Karanganyar berdemonstrasi di lapangan sekolah setempat untuk menuntut kepala sekolah mereka mundur, Rabu (14/12/2011). (JIBI/SOLOPOS/Farid Syafrodhi)

KARANGANYAR – Ribuan siswa SMKN 1 Karanganyar, Rabu (14/12/2011) berdemonstrasi menuntut kepala sekolah mereka, Casudi, lengser dari jabatannya. Mereka menganggap Casudi telah membuat kebijakan yang telah merugikan siswa dan guru. Ia juga disebut pernah menulis kata-kata tidak senonoh di akun jejaring sosial Facebook.

Dalam aksi yang digelar di lapangan sekolah, mereka membentangkan spanduk dan poster yang berisi tuntutan aspirasi siswa. Spanduk tersebut antara lain tertulis Kepsek egois, mesum, kejam, tak mau menerima masukan, Gerakan Anti Casudi, Ke mana uang kami?, Kami tak sudi punya Kepsex mesum, Kami memang SLB, Siswa Lebih Bermoral dan sebagainya.

Tak puas hanya membentangkan spanduk, ribuan siswa yang didominasi siswa putri itu pun berorasi di tengah lapangan. Berkali-kali mereka meneriakkan agar Casudi lengser dari jabatan kepala sekolah. Aksi para siswa itu pun menyulut para guru untuk ikut berunjuk rasa. Mereka menyinggung para guru yang tidak turun ke lapangan adalah pecundang.

Salah satu orator siswa, Brianita Ragilia Putri, 18, mengatakan sikap arogan Kepsek itu antara lain dalam penyaluran beasiswa. Pasalnya para siswa yang telah mendapatkan beasiswa harus mau bekerja ke Malaysia. Jika tidak, maka siswa tersebut harus mengembalikan tiga kali lipat dari beasiswa yang pernah didapatkannya. “Padahal banyak siswa di sini yang tidak mampu,” katanya.

Setiap pagi, kata dia, semua guru mendapatkan briefing dari Casudi di ruang guru. Briefing tersebut dinilai tidak efektif karena menyita waktu proses belajar mengajar selama dua mata pelajaran. Selain itu, dalam suatu upacara bendera di sekolah, para siswa pernah disebut sebagai siswa sekolah luar biasa (SLB). “Kami tidak terima dengan sebutan itu. Kalau kami adalah siswa SLB, berarti dia adalah kepala dari SLB,” ungkap Brianita.

Saat puluhan siswa kesurupan di sekolah, imbuhnya, Casudi hanya diam. Malah menurut beberapa siswa, para murid yang kesurupan itu dianggapnya hanya mencari perhatian. Dalam sebuah upacara yang lain, ia menyebut dirinya sebagai setan Jolodong yang menyurupi anak-anak tersebut. “Itu ucapan yang menurut kami tidak mencerminkan kedewasaan dari seorang kepala sekolah. Seharusnya guru itu bisa menjadi panutan bagi para siswanya,” jelas siswi berkacamata ini lantang.

Yang tak kalah penting yakni saat Casudi mengomentari sebuah artikel di akun Facebook miliknya, MrDavid Casudy. Dalam situs tersebut Casudi menulis status yang tidak senonoh terkait pertengkaran artis seksi Julia Perez dan Dewi Perssik.

Hal senada juga diungkapkan Ketua OSIS SMKN 1 Karanganyar, Indah Wulandari. Dalam setiap kegiatan yang digelar OSIS, Casudi selalu mempersulit dalam pencairan dana. Setiap kali proposal diajukan, pihaknya paling hanya mendapat separo dari dana yang diajukan. Selain itu birokrasi pencairan dananya juga dipersulit. “Saat Hari Kartini, HUT ke-94 Kabupaten Karanganyar, kami hanya diberi dana sedikit. Padahal OSIS adalah motor penggerak kegiatan para siswa,” keluh Indah.

Sementara itu, salah satu guru Bahasa Indonesia SMKN 1 Karanganyar, Sugeng Kristiono, mengatakan Casudi sangat arogan. Setiap kali ada rapat guru, ia selalu banyak bicara. Namun ketika sejumlah guru diberi kesempatan untuk usul, hanya diberi waktu satu menit. “Sebenarnya kami para guru memendamnya lama, tapi baru kali ini mbledhos,” katanya.

fas

Editor: | dalam: Karanganyar,Pendidikan |

35 Komentar pada “Siswa SMKN 1 Karanganyar tuntut kepala sekolah mundur”

  1. eko
    14 Desember 2011 pukul 18:55

    Turunkan David Casadi …Jangan Nodai SMK 1 KARANGANYAR

    • paiji
      14 Desember 2011 pukul 21:34

      hahaha tidak cuma moral yg dinodai bangunannya pun dinodai

  2. Rudy
    14 Desember 2011 pukul 21:27

    Pecat Casudi dr SMKN 1 Karanganyar…Sebagai Alumnus saya tiddak terima SMKN 1 Karanganyar dinodai…

  3. 14 Desember 2011 pukul 21:54

    Turunkan casudi sekarang juga, dia tidak pantas jadi guru apalagi jadi Kepala Sekolah, puiiihhh

  4. DwiMoon
    15 Desember 2011 pukul 07:16

    Miris sekali kejadian seperti ini bisa terjadi..

    Semoga kejadian ini tidak terulang kembali baik disekolah yang bersangkutan ataupun sekolah/akademik yang lain..

  5. titikjaladara
    15 Desember 2011 pukul 07:53

    hati-hati adik2 jangan sampai mau diperalat suatu kelompok tertentu….siswa harusnya belajar efektif……

  6. 15 Desember 2011 pukul 09:02

    Wuhuiii saat ini bukan hanya mahasiswa yang ikut menentukan dan mengoreksi jalannya pemerintahan, Siswa SLTA pun ikut menentukan meski baru dikalangan kecil.

  7. much
    15 Desember 2011 pukul 10:05

    Bagus! Anak karanganyar telah cerdas dalam hidup berdemokrasi. Lanjutkan!

  8. puspita
    15 Desember 2011 pukul 10:24

    berlaku lah sebagai kesatria yang tidak malu meminta maaf atas semua kesalahan mu
    ingat kami butuh seorang pemimpin yang tangguh
    mr casudi kami tunggu jawaban mu

  9. puspita puji lestari
    15 Desember 2011 pukul 10:27

    berlaku lah sebagai kesatria yang tidak malu meminta maaf atas semua kesalahan mu
    ingat kami butuh seorang pemimpin yang tangguh
    mr casudi kami tunggu jawaban
    mu

  10. 15 Desember 2011 pukul 14:16

    saya sungguh kaget saat d beri tau tman saya.. tp stlh saya konfirmasi kpd slh satu guru saya ternyata benar.. memang sudah sedari dulu kami alumni SMKN 1 Karanganyar menginginkan kepsek kami itu lengser.. semua dlm artikel ini benar.. bkn hanya tjadi baru2 ini namun sudah sejak dlu bhkan semenjak saya blum bsekolah d sna, itu fakta yg saya terima dr kakak kelas saya.. sudah sepantasnya jk beliau d tuntut mundur dg cr spt itu, bhkn d pensiunkn dini scr tdk th0rmat..

  11. ARI
    15 Desember 2011 pukul 18:08

    Mari Kita Cuci Yang Dinodai Casuady………
    Selamat Mencuci…..
    Selamat Berdemo……

  12. karto
    15 Desember 2011 pukul 18:19

    Pak Sugeng Kristiono adalah guru saya waktu tahun 92 – 95, dan sampai sekarang Beliau masih aktif.. berarti Kepsek itu belum begitu mengenal sejarah SMEAN1 Karanganyar dengan segala keharmonisan dan prestasi di masa lampau…

  13. Mo
    15 Desember 2011 pukul 21:18

    Apakah semua ini benar??tunggu saja bagaimana kebijakan dari pemerintah, ga semua yang kita lihat sesuai apa yang kita pikirkan, jangan mudah terprofokasi.

  14. 16 Desember 2011 pukul 06:09

    Tugas /amanah paling adalah Pimpinan < contohlah cara pempimpin seperti yang telah di contohkan Nabi Muhammad , SAW . Haqul yakin mesti baik

  15. 16 Desember 2011 pukul 06:35

    Masih SMK saja sudah berani aksi protes dengan teriak-teriak gak jelas di lingkungan sekolah mereka. Ketika kuliah mereka melanjutkan kenaifan mereka dengan protes turun ke jalan. Katanya gak terima dibilang siswa sekolah luar biasa. Kalo emang emang mengklaim siswa unggulan, pake cara-cara protes yang terpuji. Sampaikan ke media, sampaikan ke dinas terkait. Sampaikan bukti-bukti yang kuat. Protes yang ampuh itu pake otak dan strategi, bukan asal teriak!

  16. 16 Desember 2011 pukul 08:52

    pelajaran berharga dari sebuah cerita

  17. Rindy F.E
    16 Desember 2011 pukul 10:22

    alhamdulillah ya sesuatu :p,, akhirnya terjadi jg hari ini.. saya selaku alumni SMKN 1 Karanganyar mendukung untuk terjadinya pergantian kepala sekolah,, tetapi alangkah baiknya jika semua diusahakan dgn jalan damai,, kepsek jg dgn lapang dada mundur dan minta maaf,, guru dan adik2 dgn besar hati jg memaafkan… bagaimanapun jg sejelek-jeleknya kepsek kita itu pasti ada sedikit hal baik yg pernah beliau sumbangkan untuk sekolah kita tercinta,, mungkin saat ini hanya keburukan yg tampak krn emosi dan amarah sedang menyelimuti hati kita… bagaimanapun juga kita hanya manusia biasa yg tdk luput dari kesalahn,, bukankah hukum TUHAN itu adalah yg paling adil dan pasti adanya??? marilah kita saling memafkan dan cooling down guy’s,,,

  18. wiwik
    16 Desember 2011 pukul 13:51

    Jadi inget masa SMUN dulu jg di Karanganyar, serentak turun ke halaman untuk berdemo menuntut agar wakil Kepsek diturunkan karna disinyalir ada penyelewengan dana siswa, OSIS sudah selayaknya harus kritis karna itu forum organisasi bagi siswa, mjd siswa yg aktif, kritis dan berani.

  19. 16 Desember 2011 pukul 14:38

    tidak rela skulq dinodai, warga smkn 1 slalu brjuang demi kepentingan brsama…
    Pulihkn lg kejayaan nama SMKN1 KRA

  20. AGUSTIAN
    16 Desember 2011 pukul 17:00

    DUHH PAK GURU PAK GURU ANDAKAN ORANG YANG KAMI TIRU, COBA DEH TAYA KE DIRI ANDA SUDAH BAIKKAH SIKAP ANDA KEPADA PESERTA DIDIK DAN JUGA SAYA SARANKAN BACA LAGI DEH PASAL DEMI PASAL KODE ETIK KE GURUAN

  21. naluw zee
    16 Desember 2011 pukul 17:15

    perjuangan saat ini semoga bisaa membawa kebaikan dimasa yang akan datang….

  22. san
    16 Desember 2011 pukul 19:26

    sangat memprihatinkan……………

  23. san
    16 Desember 2011 pukul 19:28

    kejadian….. sangat sangat memalukan memprihatinkan…… tokoh pendidik semacam itu………..

  24. 16 Desember 2011 pukul 20:05

    Buat anak2ku siswa SMKN1 Karanganyar, waspadalah terhadap adanya oknum dibelakangmu, walau itu mungkin dari kalangan gurumu sendiri karna belum tentu orang yang ada dibelakangmu lebih baik dari kepala sekolahmu yang sekarang..tetapi klo memang itu adalah murni perjuanganmu..teruslah, tegakkan kebenaran.
    Buat pemerintah daerah Karanganyar, cermatilah fenomena ini, jangan memilih atau mengangkat seorang kepala sekolah karena faktor kedekatan atau bahkan mungkin faktor keuangan…pilihlah seorang kepala sekolah yang mempunyai jiwa keteladan dan kepempinan…

  25. Nana
    17 Desember 2011 pukul 08:29

    dulu anak-anak TK yang demo….sekarang, anak2 SMK yang demo…….

  26. eko
    17 Desember 2011 pukul 14:58

    sungguh membuatku sangat sedih,,, sekolah yang aku bangga-banggakan kini tercoreng,,, dan ku jg g tau mana yang benar dan mana yang salah..

  27. 17 Desember 2011 pukul 19:00

    bagaimana mau mnjd murid yg pintar kalo suka demo, jgn mudah dihasut oleh para guru yg mpny agenda tersembunyi guna mengejar jabatan kepala selolah.. sebaiknya kmbalilah kpd fokus untk belajar guna mebingkatkn prestasi..

  28. 18 Desember 2011 pukul 21:23

    saya cumanberharap smoga kepsex sadar bila benar bila yang dapat biasiswa harusmau bekerja di MALENGSIA (sipal sekia tu kepsex)kerja dimalengsia sangat berat juga banyak yg gak manusiawi disana(saya pernah) tu disolo masih butuh tenaga kerja ribuan tp bila keluar negri lebih tepat di negri gingseng korea/negri sakura japan,maju trus…..pantang mundur sampai kepsxl turun…..merdeka.sarange korea

  29. 20 Desember 2011 pukul 19:06

    Kalau sudah begini sebaiknya casudi segera mundur, tak pantas seorang guru yang mengaku syetan, arogan, suka mesum dan korup menjadi kepala sekolah. Mudah-mudahan Bupati segera dapat bertindak arif dan segera mengganti Casudi agar suasana kerja dan belajar mengajar di SMK Negeri 1 Karanganyar kembali kondusif, karena yang disampaikan siswa saat demo itu adalah benar dan casudi tak bisa dijadikan teladan.

  30. nur cahyo.w
    22 Desember 2011 pukul 20:18

    bpk.casudi sudah tidak diterima lagi oleh penduduk SMKN 1 karanagnyar..perbuatan anda yg menghalalkan segala cara demi ambisi anda sampai 12 tahun itu sungguh tidak wajar..para guru dan murid sudah muak dengan kelakuan dan perbuatan anda…Korupsi , perbuatan Mesum di ruang perpus dengan salah satu staf wanita disitu serta adanya tindak pelecehan sexual yg anda lakukan kepada salah satu siswa anda..belum lagi pengutan liar ,Arogan…ingat anda bukan asli putra daerah karanganyar anda adalah pendatang….jgn kotori dunia pendidikan karanganyar dengan kelakuan anda..!! harusnya anda sadar dan legowo buat turun…

  31. 25 Desember 2011 pukul 16:16

    Dari komentar yg dilontarkan David casudy, aq ngerasa tuduhan dr adik2 Dan guru2 adh benar.
    Kenapa casudy TIDAK berani mundur?
    Apa yg masih ingin kau raih Dan dapatkan dari SMKN 1 kra? Masih kurang cukupkah? Kapan Akan kau lepaskan SMKN 1 kra Dari genggaman?
    Murid2 SMKN 1 kra TIDAK Akan bisa belajar dengan Nyaman dengan kepsek yg TIDAK bisa dianggap kepsek lagi.
    Guru2 TIDAK akan bisa mengajar dengan baik kl kepsekny masih kamu.
    So Bagaimana km expect mereka mau belajar Dan jadi pintar?!!!!!!

  32. masgim
    25 Desember 2011 pukul 23:14

    yang merasa alumni SMKN 1 Karanganyar add fbku ya: masgim

  33. edi
    3 Januari 2012 pukul 17:15

    salut untuk anak-2 smkn1 Kra, yang namanya arogan itu tidak lagi bisa dibicarakan. saya yakin mereka sudah berembuk, tp hasilnya pasti tdk digubris.ya beginilah hasilnya……….

    • Tary
      13 Januari 2013 pukul 14:22

      Ane setuju pak…walupun ane terlambat komennya, benernya dari dulu ane dah eneg sama tuh orang…sok pinter..!
      perneh dulu waktu ane piket resepsionis lewat tuh casudi di depan ane, trs ane gini :” monggo pak kulo aturi lenggah” sanbil ane siapin tuh kursi, eeeh dianya malah bilang gini ” wong solo kok ra iso boso aku we wong brebes reti, nek ngakon linggih ki pinarak, ane diem trs ane gini bukannya pinarak itu untuk bahasa alusnya ;” mampir “. Eh dia nyolot karena dia kepala sekolah ane takut trs diam aja. nrimo gitu.

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris
Menarik Juga »