PENGEMBANGAN OBAT -- Gedung BPPTOOT di Tawangmangu, Karanganyar. Di lokasi ini para peneliti telah berhasil mengembangkan aneka obat berbasis jamu untuk masalah-masalah kesehatan serius. (JIBI/SOLOPOS/dok) PENGEMBANGAN OBAT -- Gedung BPPTOOT di Tawangmangu, Karanganyar. Di lokasi ini para peneliti telah berhasil mengembangkan aneka obat berbasis jamu untuk masalah-masalah kesehatan serius. (JIBI/SOLOPOS/dok)
Jumat, 9 Desember 2011 18:03 WIB Karanganyar Share :

Balai tanaman obat Tawangmangu akan kembangkan jamu antiobesitas

Karanganyar (Solopos.com) – Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (BPPTOOT) Tawangmangu akan mengembangkan obat antiobesitas atau kegemukan dengan bahan tanaman jamu.

BPPTOOT juga akan mengembangkan obat tradisional untuk mengobati penyakit sendi, wasir, pelancar asi dan ramuan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sebelumnya, BPPTOOT Tawangmangu sudah mengembangkan empat jenis ramuan jamu untuk mengatasi penyakit diabetes melitus, hipertensi, asam urat dan kolesterol. “Jamu-jamu yang diteliti di sini telah tersaintifikasi dan dibuktikan secara ilmiah bisa menyembuhkan penyakit tersebut,” ujar Kepala Balitbangkes Dr dr Trihono MSc, saat ditemui wartawan di
sela-sela Dialog Nasional Kemandirian Bahan Baku Jamu dan Obat, didampingi Kepala BPPTOOT, Indah Yuning Prapti, Jumat (9/12/2011).

Menurut Trihono, kelima ramuan jamu yang akan dikembangkan pada tahun depan itu sudah mendapatkan ijin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Apalagi, sejumlah dokter di Tanah Air juga sudah menggunakan obat-obatan tredisional seperti itu dalam pengobatan modern. Terlebih lagi saat ini Kemenkes sedang gencar-gencarnya mengampanyekan konsumsi jamu di kalangan masyarakat. “Diharapkan jamu ini bisa menjadi brand Indonesia di mata dunia medis internasional,” katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebetulnya sumber daya alam berupa tanaman obat di Indonesia jumlahnya cukup melimpah. Beberapa ramuan tradisional yang lain juga banyak yang masih bisa dikembangkan. Sayangnya dari berbagai tanaman obat yang ada itu, tidak semuanya bisa tersaintifikasi atau diteliti secara ilmiah. Perlu ada kajian lebih lanjut terkait dengan jenis tanaman, kandungannya hingga daerah perkembangbiakannya.

“Kalau jamu ini sudah menjadi bagian dalam sistem pengobatan di Indonesia, maka bisa menghemat anggaran di bidang kesehatan, terutama dalam hal ini adalah anggaran pemerintah untuk penyediaan obat penyakit,” ungkapnya. Ia menyontohkan, untuk mengobati penyakit hipertensi dengan obat modern, biasanya memakan Rp 300.000 setiap bulan. Tapi bila banyak dari masyarakat yang mengonsumsi jamu, maka biaya tersebut bisa ditekan, sehingga anggaran bisa efisien.

Sementara itu, Indah Yuning Prapti, menjelaskan bahwa di BPPTOOT Tawangmangu ada ribuan tanaman obat . Dalam pertemuan kerja sama antara China dengan negara-negara ASEAN beberapa waktu lalu, disepakati bahwa Indonesia bisa menjadi harapan dan garda terdepan dalam persaingan dunia kesehatan, berhadapan dengan China. “Indonesia harus percaya diri karena sumber daya hayati yang kita miliki ini masih berlimpah,” pungkas Indah.

fas

Lowongan Pekerjaan
Dosen Tetap Akuntansi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Apoteker

    BUTUH:2 Apoteker (Penanggung Jawab & Pendamping) untuk Apotek diWilayah Solo, Kirim Lamaran Lengkap : Jl.

  • FORD XLT Double Cabin’2009

    FORD XLT Double Cabin’2009 AD,Putih,Pajak Baru,Harga:110Juta/Nego Telp:081229811102…

  • Lowongan Karyawati

    BUTUH CEPAT KARYAWAN WANITA Usia 20-25Th,Lokasi Baturan Colomadu Telp:08122611390…

  • Lowongan Arsitek

    BUTUH ARSITEK Perumahan The White Stone Regency Kartasura,Harga Tidak Ditawar,Khusus Utk 1 Orang yg Disetujui.

  • Lowongan SPG Motoris

    BUTUH SPG Motoris Wanita/35Th Ada Mtr Sim C utk M-150 diSolo Hub:WA 081291435110…

  • TIMOR’1996

    TIMOR’1996 AD,Merah,Ori,Istimewa, Harga:36Juta/Nego.AC,Milik Sendiri Hub:089693862108…

  • KIA PICANTO 2011

    ALL NEW KIA PICANTO 2011 Merah,Istimewa, AD Harga:97 Juta/Nego Hub: 081215405405…

  • Lowongan Micro Finance Sales & Micro Collection

    DIBUTUHKAN SEGERA : Micro Finance Sales Micro Collection Syarat : Pria/Wanita Islam Usia Max.30Th Micro Collec…

    Leave a Reply


    PROMO SPESIAL
    Dress Capung NIA-011
    Blouse Kombinasi Lurik NIA-021
    Kain Batik Cap Rainbow NIA-016
    Kain Batik Print Sogan NIA-017

    Kolom

    GAGASAN
    Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

    Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…