3 Calhaj Embarkasi Solo wafat di Mekah

PELEPASAN -- Rombongan calon haji (Calhaj) Kelompok Terbang (Kloter) 55 Embarkasi Solo asal Kabupaten Tegal mengikuti acara pelepasan sebelum diberangkatkan, Rabu (19/10/2011). (JIBI/SOLOPOS/Hanifah Kusumastuti)PELEPASAN -- Rombongan calon haji (Calhaj) Kelompok Terbang (Kloter) 55 Embarkasi Solo asal Kabupaten Tegal mengikuti acara pelepasan sebelum diberangkatkan, Rabu (19/10/2011). (JIBI/SOLOPOS/Hanifah Kusumastuti)

Boyolali (Solopos.com) – Sebanyak tiga calon jemaah (Calhaj) asal Embarkasi Solo meninggal dunia di Kota Mekkah, Selasa (18/10), waktu Arab Saudi (WAS). Dengan demikian, hingga saat ini, total jemaah haji asal Embarkasi Solo yang wafat di Tanah Suci menjadi lima orang.

Kasubag Humas Penitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Badrussalam menguraikan, dua Calhaj di antaranya meninggal dunia karena gangguan sistem sirkulasi pernafasan. Mereka adalah Marsaid bin Sastra Dimejo, 77, warga Jetis RT 2/RW IV, Parakan, Temanggung dan Marsudi bin Bakri, 71, warga Jaten RT 01/RW II, Kabupaten Semarang. Marsaid yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 13 meninggal dunia sekitar pukul 04.10 WAS, sedangkan Marsudi yang tergabung dalam Kloter 21 wafat pukul 10.10 WAS.

“Melihat usianya, kedua jemaah tersebut tergolong Risti (risiko tinggi-red),” ujar Badrus saat dijumpai wartawan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (19/10/2011). Sementara itu, sambung Badrus, satu lagi Calhaj yang meninggal di Mekkah, yakni Saini bin Tarja, 45, warga Karang Cengis No 137, RT 16/RW VII, Cilacap. Calhaj yang tergabung dalam Kloter 45 tersebut meninggal dunia pukul 07.40 WAS karena menderita penyakit diabetes militus dan ganguan hipertensi.

“Infomasi meninggalnya tiga jemaah tersebut kami terima berdasarkan informasi dari sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) di Mekkah, tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB,” tutur dia. Karena meninggal di Kota Mekah, maka ketiga Calhaj tersebut dimakamkan di permakaman Syara. Calhaj yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan berhak atas dana asuransi jiwa jemaah haji masing-masing senilai Rp 34 juta. Asuransi akan diberikan kepada pihak keluarga yang bersangkutan. Sedangkan satu Calhaj asal Demak , Sumiyati yang sebelumnya tertunda keberangkatan karena sakit dan diharuskan mendapatkan perawatan intensif di RS Moewardi Solo dan Puskesmas Ngemplak selama kurang lebih 10 hari, sudah bisa diberangkatkan ke Tanah Suci. Jemaah yang masuk Kloter 17 tersebut ikut bersama rombongan Calhaj Kloter 54 yang berangkat dari Bandara Adi Soemarmo, Rabu, pukul 16.15 WIB.

hkt

Jadwal pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Solo, Kamis (20/10/2011)
Kloter 58 Kab Tegal 17.00 WIB
Kloter 59 Kab Tegal, Kabupaten Jepara dan Kabupaten Pemalang 23.00 WIB
Sumber: PPIH Embarkasi Solo.

Editor: | dalam: Haji |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »