Gunung Kidul datangkan karateka dari Nabire

LATIH TANDING---Atlet karate Nabire Papua saat mengelar latihan rutin di penginapan menghadapi latih tanding menghadapi atlet-atlet karate Gunungkidul. Latih tanding menghadirkan atlet dari Papua ini bagian dari upaya meningkatkan teknik dan mental tanding 12 atlet lokal Gunungkidul menghadapi Porprov DIY mendatang.(JIBI/HARIAN JOGJA/Endro Guntoro)LATIH TANDING---Atlet karate Nabire Papua saat mengelar latihan rutin di penginapan menghadapi latih tanding menghadapi atlet-atlet karate Gunungkidul. Latih tanding menghadirkan atlet dari Papua ini bagian dari upaya meningkatkan teknik dan mental tanding 12 atlet lokal Gunungkidul menghadapi Porprov DIY mendatang.(JIBI/HARIAN JOGJA/Endro Guntoro)

Gunung Kidul (Solopos.com)- Kesiapan tim cabang olah raga (cabor) karate Kabupaten Gunungkidul untuk Porprov DIY terus ditunjukkan pelatih dan official dengan meningkatkan frekuensi berlatih. Dari semula latihan sepekan hanya dua kali digelar, kini mulai ditingkatkan menjadi tiga kali latihan.

Tak tanggung-tanggung, tahap latihan atlet karate Gunungkidul ini dilakukan dengan melibatkan delapan atlet dan dua official dari Nabire, Provinsi Papua yang kini menyempatkan tinggal sementara waktu di Gunungkidul, selepas mengikuti open turnamen tingkat Nasional Bantul Cup III di Amongrogo, Jogja beberapa waktu lalu.

“Kami terus genjot teknik dan mental tanding atlet-atlet karate Gunungkidul agar Porprov DIY nanti bisa maksimal. Latih tanding terus kami lakukan dengan atlet karate asal Nabire Papua,” kata Wibowo Purno Katoto, official karate Gunungkidul untuk Porprov DIY kepada Harian Jogja, Rabu (28/9/2011).

Sparing partner dilakukan untuk memperkaya teknik-teknik sekaligus fisik dari atlet Gunungkidul menghadapi berbagai daerah pada Porprov DIY mendatang. Dari latih tanding dengan atlet Papua ini bertempat di SMPN 1 Wonosari dan Balai Desa Kepek diharapkan mendapatkan tambahan pengalaman bagi atlet Gunungkidul yang akan membela nama Gunungkidul. “Teknik dan fisik terus kita tingkatkan untuk fokus membentuk mental tanding 12 atlet kami,” lanjut Wibowo.

Mendatangkan delapan atlet karate asal Nabire Papua binaan Warsito dan Suharso ini sendiri bukan tidak beralasan. Delapan Goju Ryu karate asal Nabire ini belum lama ini menunjukkan prestasi dengan memborong kejuaraan cukup membanggakan dalam ajang open turnamen tingkat Nasional Bantul Cup III di Amongrogo, Jogja. Kejuaraan diraih Papua diantaranya Dwi H Komite Perorangan Junior Putra dan Yosep Riki Yatipai untuk kejuaraan favorit pemula putra.

Kontingen Papua juga terpilih kontingan terbaik Goju-As dalam ajang open turnamen tingkat Nasional Bantul Cup III di Amongrogo, Jogja yang rencananya akan berlanjut mengikuti kejuaraan di Bandung dalam waktu dekat. Adapun target atlet Gunungkidul dari cabor karate Porprov DIY mendatang bis amembawa pulang perak dan perunggu dengan dua atlet lokal unggulan yakni Cita Anisa Realita, Yogi Septian dan 10 atlet lain dalam masing-masing kelas tanding yang akan diikuti.

(JIBI/Harian Jogja/end)

Editor: | dalam: Sport |
Menarik Juga »