video
Senin, 19 September 2011 16:24 WIB Boyolali Share :

BKD
Pelaku video porno bukan PNS Boyolali

VIDEO MESUM--Seseorang tengah melihat video mesum yang beredar di Boyolali. Foto di ambil Rabu, (24/8/2011). (dok Solopos)

Boyolali (Solopos.com)–Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali menegaskan salah satu pelaku dalam video mesum yang sempat menghebohkan warga Boyolali bukanlah oknum PNS Boyolali.

Hal ini ditegaskan setelah BKD melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Pada video asusila tersebut terekam di dalamnya salah seorang pelaku menggunakan seragam keki PNS.

Selain itu, santer diberitakan salah satu pelaku yaitu perempuan adalah oknum PNS di lingkup Pemkab Boyolali. Video berdurasi sekitar 13 menit itu tergambar jelas pelaku menggunakan atribut PNS.

“Kami telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk kemungkinan pelaku video di dalamnya adalah oknum PNS Boyolali. Memang, ada indikasi mengarah ke oknum tertentu namun setelah dilakukan pemeriksaan yang terekam adalah orang lain,” jelas Kabag Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai BKD Boyolali, Bambang Hermanto kepada wartawan, Senin (19/9/2011).

Bambang menambahkan pelaku yang terekam dalam video mesum tersebut belum tentu juga adalah PNS. Pihaknya telah melakukan serangkaian pemeriksaan termasuk menyelidiki sejumlah oknum yang diduga sebagai pelaku.

Selain itu, pihaknya juga terus mengembangkan motif penyebaran video asusila yang menggemparkan Boyolali beberapa waktu lalu. Dimungkinkan oknum yang menyebar mempunyai maksud dan tujuan tersendiri.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terkait pelaku video mesum yang dilakukan di dalam mobil tersebut. Kita tetap berpedoman pada PP no 53 tahun 2010,” tambah Kabid Pembinaan BKD, Suharto. Menurutnya, penyelidikan terkait identitas pelaku juga telah dilakukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu Boyolali dihebohkan dengan merebaknya video mesum. Diduga, pelaku dalam video yang berdurasi 13 menit tersebut merupakan oknum PNS Boyolali. Pemeriksaan pun dilakukan baik oleh BKD ataupun Polres Boyolali. Kedua pihak menyatakan pelaku video porno masih gelap.

(rid)    

Lowongan Pekerjaan
Dosen Tetap Akuntansi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KIA PICANTO 2011

    ALL NEW KIA PICANTO 2011 Merah,Istimewa, AD Harga:97 Juta/Nego Hub: 081215405405…

  • Lowongan Apoteker

    BUTUH:2 Apoteker (Penanggung Jawab & Pendamping) untuk Apotek diWilayah Solo, Kirim Lamaran Lengkap : Jl.

  • Lowongan Arsitek

    BUTUH ARSITEK Perumahan The White Stone Regency Kartasura,Harga Tidak Ditawar,Khusus Utk 1 Orang yg Disetujui.

  • TIMOR’1996

    TIMOR’1996 AD,Merah,Ori,Istimewa, Harga:36Juta/Nego.AC,Milik Sendiri Hub:089693862108…

  • Lowongan Micro Finance Sales & Micro Collection

    DIBUTUHKAN SEGERA : Micro Finance Sales Micro Collection Syarat : Pria/Wanita Islam Usia Max.30Th Micro Collec…

  • Lowongan SPG Motoris

    BUTUH SPG Motoris Wanita/35Th Ada Mtr Sim C utk M-150 diSolo Hub:WA 081291435110…

  • FORD XLT Double Cabin’2009

    FORD XLT Double Cabin’2009 AD,Putih,Pajak Baru,Harga:110Juta/Nego Telp:081229811102…

  • Lowongan Karyawati

    BUTUH CEPAT KARYAWAN WANITA Usia 20-25Th,Lokasi Baturan Colomadu Telp:08122611390…

    Leave a Reply


    PROMO SPESIAL
    Kain Batik Print Sogan NIA-017
    Blouse Kombinasi Lurik NIA-021
    Kain Batik Cap Rainbow NIA-016
    Dress Capung NIA-011

    Kolom

    GAGASAN
    Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

    Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…