Ilustrasi
Minggu, 18 September 2011 17:29 WIB Klaten Share :

Polsek Pedan ringkus tiga penjudi

Ilustrasi

Klaten (Solopos.com)–Jajaran Polsek Pedan berhasil meringkus tiga penjudi saat digelarnya pementasan wayang kulit di Dukuh Tempel, Desa Temuwangi, Kecamatan Pedan, Klaten, Sabtu (17/9/2011) malam.

Kapolres Klaten, AKBP Kalingga Rendra Raharja melalui Kapolsek Pedan, AKP Kamiran kepada Espos, Minggu (18/9/2011), mengatakan ketiga penjudi yang berhasil diringkus itu adalah Edi Purwanto, 51, dan Teguh, 55, keduanya warga Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, serta Suryono, 40, warga Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas.

Ketiganya berhasil diringkus dalam sebuah pekarangan rumah warga saat digelarnya pementasan wayang kulit di Dukuh Tempel, Desa Temuwangi, Pedan.

“Kami merasa curiga. Biasanya terdapat warga yang berjudi saat pementasan wayang kulit. Setelah kami melakukan penyisiran, kecurigaan kami terbukti. Mereka lalu kami bawa ke Mopolsek Pedan,” ujar Kamiran.

Selain meringkus pelaku, polisi juga membawa barang bukti berupa alat judi jenis dadu dan uang puluhan ribu rupiah. Ketiganya dijerat dengan pasal 303 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHP) yang dipertegas dengan UU No 7/1974 tentang Penertiban Perjudian.

Mereka terancam hukuman minimal delapan tahun penjara.

(mkd)

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…