Minggu, 31 Juli 2011 22:38 WIB Tak Berkategori Share :

Pinjaman daerah tak boleh lebihi batas kumulatif defisit

Jakarta [SPFM], Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek, mengatakan, pemerintah daerah diperbolehkan mengajukan pinjaman kepada pihak ketiga jika keuangan daerah defisit. Namun syaratnya, tidak boleh melampaui batas kumulatif defisit yang ditetapkan, sebesar 4 persen. Moenek Minggu (31/7) mengatakan, selain tidak melebihi kumulatif defisit, daerah harus memenuhi syarat rasio kemampuan pengembalian hutang.

Ketentuan pinjaman pemerintah daerah tersebut diatur dalam Peraturan pemerintah nomor 54 Tahun 2005. Jika anggaran pemerintah daerah berlebih atau surplus, pemerintah diperbolehkan melakukan investasi. Sebaliknya, jika defisit diperbolehkan mengajukan pinjaman kepada bank atau menutup defisit itu dengan sisa anggaran tahun sebelumnya.

Pinjaman yang boleh diajukan meliputi pinjaman jangka pendek, menengah dan panjang. Moenek menambahkan, pinjaman daerah juga harus dibatasi oleh lama masa jabatan kepala daerah yang bersangkutan. [tempo/dev]

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….