Minggu, 31 Juli 2011 12:39 WIB Tak Berkategori Share :

Dikritik, ini jawaban Marzuki

Jakarta [SPFM], Marzuki Alie ternyata tetap berkukuh tidak ada yang salah dalam pernyataannya. Ia beralasan usulannya memaafkan para koruptor yang telah mengembalikan uang hasil korupsi adalah terobosan baru sebagai salah satu upaya mengembalikan uang negara. Marzuki mengatakan, selama ini upaya kembali menarik uang negara yang diambil para koruptor berujung pada kesia-siaan. Padahal upaya itu memakan biaya dan tenaga. Oleh karena itu, Marzuki melempar wacana tersebut dengan tujuan agar uang tersebut dapat kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Mengenai banyaknya tokoh yang menyerang wacana yang ia lempar, Marzuki tidak ambil pusing. Marzuki mengatakan, saat ini yang terpenting adalah mencari solusi agar uang negara yang dibawa para koruptor itu bisa dikembalikan ke kas negara. Ia juga menepis tudingan sejumlah pihak yang menganggap dirinya prokoruptor. Ia juga membantah bahwa usulan tersebut terkait dengan Nazaruddin. [tempo/tna]

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…