Sabtu, 30 Juli 2011 21:12 WIB Tak Berkategori Share :

Wanita yang menginjak Al Quran ditetapkan sebagai tersangka

Samarinda [SPFM], Polresta Samarinda, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim), menetapkan status tersangka pada seorang wanita yang melakukan penistaan agama dengan cara menginjak dan meludahi ayat suci Al Quran. Kasat Reserse Kriminal Polresta Samarinda, Komisaris Arif Budiman, Sabtu (30/7) menyatakan, wanita berisial Kr tersebut dijerat pasal 165 KUHP tentang penistaan agama.

Diberitakan, kasus penistaan agama yang dilakukan Kr itu terungkap berdasarkan laporan warga Jumat (29/7). Kepada polisi, warga tersebut mengaku melihat Kr menginjak dan meludahi ayat suci Al Quran ketika tengah melakukan prosesi pengobatan di rumahnya di Samarinda Utara.

Bahkan, warga juga mengatakan, Kr sempat mengaku sebagai keturunan seorang wali. Arif Budiman menjelaskan, selain menangkap Kr, polisi juga menyita barang bukti berupa Al Quran. Pihaknya mengaku masih terus mengembangkan penyidikan ini untuk mengungkap motif sebenarnya penistaan agama yang dilakukan tersangka. [ant/dev]

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…