Railbus melintas di Jl Slamet Riyadi, Solo. (dok Solopos)
Jumat, 29 Juli 2011 09:14 WIB Tak Berkategori Share :

Raibus diharapkan dongkrak wisata Sukoharjo

Railbus melintas di Jl Slamet Riyadi, Solo. (dok Solopos)

Sukoharjo (Solopos.com)--Pengoperasian railbus dengan rute Solo, Sukoharjo, dan Wonogiri diharapkan mampu memberi manfaat dan mendongkrak potensi pariwisata di Kota Makmur. Terutama dalam pemasaran beragam potensi dan produk unggulan di wilayah setempat.

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (DPOPK) Kabupaten Sukoharjo, Ninik Sri Lestari Handayani, ditemui Espos di ruang kerjanya, Kamis (28/7/2011).

Dia mengatakan pengoperasian railbus bisa menjadi peluang agar potensi wisata setempat lebih dikenal warga luar daerah. “Secara konkrit mungkin belum ada gambaran akan seperti apa. Tapi kami harapkan bisa memberi pengaruh positif kepada perkembangan kepariwisataan di Sukoharjo,” ujarnya dalam kesempatan tersebut, kemarin.

Ninik mengatakan DPOPK masih akan melihat peluang yang bisa dimanfaatkan setelah railbus dioperasikan hingga ke Sukoharjo dan Wonogiri. Menurutnya, objek wisata Batu Seribu masih menjadi salah satu andalan untuk pengembangan sektor pariwisata di wilayah setempat. Namun demikian objek tersebut saat ini masih memerlukan pembenahan dan penataan agar layak jual, termasuk menyangkut aksesibilitas dan sarana.

“Sekarang ini belum. Tapi kita lihat saja nanti setelah raibusnya betul-betul beroperasi penuh,” tandasnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Sri Joko Indarto, menyebutlam dari sisi destinasi atau kunjungan ke objek wisata pengoperasian railbus diperkirakan tidak akan berpengaruh signifikan. Namun menurut dia prasarana transportasi massal tersebut bisa menjadi celah dan peluang baru dalam menjual produk souvenir lokal.

“Saya yakin ada manfaat positif yang bisa diambil. Tinggal bagaimana kita mengemasnya saja. Kalau sampai hanya dilewati sementara tidak kebagian apa-apa, kita mungkin akan bengok-bengok,” sambungnya.

Sri Joko Indarto juga menambahkan, perlu ada kerjasama antardaerah untuk menyiasati keuntungan dari pengoperasian railbus. Dikemukakan, hal itu dalam rangka mendorong kemajuan ekonomi wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak terkecuali di Kabupaten Sukoharjo yang menjadi jalur lintas moda transportasi baru itu. “Semakin tinggi aksesibilitas dan semakin mudah dijangkau suatu daerah, maka akan semakin mudah pula menjual potensi dan daya tarik yang kita miliki,” tegasnya.

(try)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…