Jumat, 29 Juli 2011 17:27 WIB Karanganyar Share :

Kantor Kemenag Karanganyar siapkan 19 lokasi tarawih keliling

Karanganyar (Solopos.com) – Kemenag Karanganyar telah menyiapkan jadwal tarawih keliling (Tarling) di 19 lokasi. Dari 19 lokasi itu, dua di antaranya adalah di Masjid Agung dan di Rumah Dinas Bupati. Khusus untuk lokasi Rumah Dinbas Bupati bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran. Sementara untuk lokasi yang lain adalah masjid-masjid di kecamatan-kecamatan. “Kami sudah berkoodinasi ke kecamatan untuk menentukan masjid mana yang akan digunakan untuk Tarling,” jelas Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar, H Juhdi Amin, Jumat (29/7/2011).

Sementara itu, anggota Badan Hisab Rukyat Kemenag RI, Ahmad Izzudin, mengatakan, konjungsi matahari dan bulan pada akhir bulan Sya’ban 1432 H, terjadi pada Minggu (31/7/2011) pukul 01.40.45 WIB. “Pada saat pelaksanaan rukyatul hilal pada hari Minggu di Menara Al Husna Masjid Agung Jateng, Semarang, matahari terbenam pada pukul 17.40 WIB dengan tinggi hilal lebih dari enam derajat,” ujar Izzudin.

Menurut Izzudin, tradisi hilal di Indonesia terlihat pada ketinggian lebih dari dua derajat. Bila ketinggiannya tidak lebih dari itu (0-2 derajat), kemungkinan hilal terlihat sangat kecil. Sedangkan untuk di luar negeri, biasanya lihal terlihat di atas ketinggian lima derajat. Penghitungan dari pemerintah, imbuhnya, memakai dua metode, yakni hisab dan rukyat.

fas

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…