ilustrasi (dok Solopos)
Jumat, 29 Juli 2011 11:17 WIB Ekonomi Share :

BI Solo siapkan Rp 1,258 triliun untuk penukaran uang

ilustrasi (dok Solopos)

Solo (Solopos.com)--Bank Indonesia (BI) Solo menyiapkan dana Rp 1,258 triliun untuk memenuhi antusiasme masyarakat menukarkan uang menjelang Lebaran.

Angka tersebut meningkat 14% dibanding dana tahun 2010 silam, senilai Rp 1,102 triliun. Di samping melayani penukaran uang dari masyarakat umum, BI juga memberi peluang enam bank di Solo untuk melayani masyarakat nonnasabah. Kebijakan ini, menurut Pimpinan BI Solo, Doni P Joewono, baru tahun ini diberlakukan.

Doni menjelaskan dana Rp 1,258 triliun disiapkan untuk menampung minat masyarakat yang hendak menukarkan uang. Proyeksi angka itu didasarkan pada pertimbangan pertumbuhan ekonomi Soloraya yang menunjukkan geliat positif. Selain itu, angka tersebut juga dirangkum dari proyeksi 61 bank umum dan 88 bank perkreditan (BPR) terhadap kebutuhan nasabah. “Dua poin itu yang menjadi dasar mengapa ketemu Rp 1,258 triliun atau meningkat 14% dibanding tahun lalu,” jelas Doni, kepada Espos, Kamis (28/7/2011).

Penukaran uang, jelas dia, bakal dilayani mulai 1 Agustus. Untuk tahun ini layanan penukaran uang ditambah, yang sebelumnya hanya Senin dan Kamis, kini dari Senin hingga Jumat pukul 08.00-12.00 WIB. Penukaran uang dilayani mulai pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000. Doni menegaskan BI Solo tidak membatasi nilai uang yang ditukarkan. Kendati demikian, dia menegaskan BI bisa saja menolak jika penukaran uang melebihi kewajaran.

Terkait bank yang melayani penukaran uang untuk nonnasabah, Doni menjelaskan enam bank umum di Solo menyatakan siap untuk itu. Enam bank tersebut adalah Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank CIMB Niaga, dan Bank Mayapada.

Sejumlah BPR juga telah menyatakan siap melayani penukaran uang baik kepada nasabah maupun nonnasabah. “Biasanya bank melayani penukaran uang hanya untuk nasabah. Misalnya BCA ya untuk nsabah BCA. Tapi tahun ini beda, BCA bisa melayani untuk masyarakat.”

Lebih jauh, dia mengimbau masyarakat untuk menukarkan uangnya melalui BI, bank umum maupun BPR, dan meminimalkan pembelian pada pedagang uang jalanan. Hal itu akan lebih menguntungkan masyarakat sebab harga beli uang di pedagang uang pasti lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Layanan BCA KCU Solo Slamet Riyadi, Sindoe Soerya, menyatakan pihaknya siap melayani penukaran uang dari nasabah maupun nonnasabah. Sindoe belum menyebut berapa nilai uang yang siap ditukar, namun dia menegaskan sepanjang BI Solo memiliki stok, sebesar apapun permintaan nasabah akan dilayani. Di sisi lain, dia juga mengakui berdasarkan pengalaman tahun lalu, BCA akan menetapkan pembatasan nilai penukaran uang yang dilayani. “Seperti tahun lalu kita juga batasi. Pembatasan itu perlu agar merata, jadi semua dapat,” ujar dia.

(tsa)

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…