Jumat, 29 Juli 2011 12:25 WIB Tak Berkategori Share :

AJI Kediri desak polisi usut pemukulan wartawan Tempo TV

Kediri [SPFM], Ketua Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri Budi Sutrisno mendesak kepolisian mengusut tuntas peristiwa pemukulan terhadap wartawan Tempo TV Syarifah Nur Aida. Budi Jumat (29/7) mengatakan pernyataan aparat kepolisian bahwa pingsannya Syarifah akibat kelelahan merupakan upaya mengaburkan persoalan. Sebab, bukti fisik berupa luka memar di tengkuk korban menunjukkan adanya tanda penganiayaan. Karena itu, Budi meminta Kepolisian Resor Bogor tidak asal mengeluarkan pendapat tanpa melalui proses penyelidikan terlebih dahulu.

Aparat Kepolisian tidak boleh menghentikan pengusutan hanya karena lokasi penambangan berada dalam kawasan yang menjadi obyek sengketa antara warga dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU). Syarifah dilaporkan pingsan di tengah jalan saat melakukan pengambilan gambar penambangan pasir di Desa Sukamulya, Bogor, Kamis (28/7). [tempo/tna]

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
ISI Bukan Kampus Zombi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (23/8/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gmail.com Solopos.com, SOLO¬†— Institut Seni Indonesia (ISI) Solo segera dipimpin rektor baru. Rektor Sri Rochana Widyastutieningrum…