Sejumlah turis asing turut memeriahkan karnaval. (Chrisna Chanis Cara)
Kamis, 28 Juli 2011 21:10 WIB Sragen Share :

Sambut karnaval, ribuan warga Gemolong tumpah ke jalan

Sejumlah turis asing turut memeriahkan karnaval. (Chrisna Chanis Cara)

Sragen (Solopos.com)--Ribuan warga Gemolong dan sekitarnya tumpah ke jalan menyemarakkan karnaval menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-66, Kamis (28/7/2011) sore.

Kegiatan yang mengambil rute Lapangan Sucibaru hingga Mapolsek Gemolong  ini diikuti 55 regu karnaval serta 70 mobil hias. Camat Gemolong, Tugino, saat dijumpai Espos  mengatakan kegiatan karnaval merupakan agenda rutin Pemerintah Kecamatan menjelang Hari Proklamasi Kemerdekaan.

Karnaval tersebut, imbuhnya, diharapkan dapat menjadi hiburan tersendiri bagi warga Gemolong. “Selain masyarakat umum, karnaval diikuti oleh para siswa TK hingga SMA. Saking semaraknya, karnaval ini selalu ditunggu-tunggu warga Gemolong tiap tahunnya,” ujar Tugino.

Di samping dimeriahkan masyarakat Gemolong, karnaval juga dimeriahkan kontestan luar negeri. “Kebetulan ada wisatawan luar negeri yang singgah di Gemolong. Kami ajak saja sekalian ikut karnaval,” kata Tugino.

Sementara seorang penonton karnaval, Sri Mulyani, 32, mengaku sangat antusias mengikuti pergelaran karnaval. Ia bahkan rela menempuh perjalanan puluhan kilometer untuk menyaksikan ajang setahun sekali itu. “Rumah saya di Sumberlawang. Saya ke sini bersama anak-anak. Mereka pengin lihat karnaval mobil,” ujarnya.

(m99)

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…