Kamis, 28 Juli 2011 20:51 WIB Solo Share :

Pengurus HPPK tak mau komentar soal konflik

Solo (Solopos.com) – Para pengurus Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) ramai-ramai bungkam tentang polemik pemilihan Ketua HPPK yang kian memanas. Salah satunya Koordinator Blok Timur, Durotun, saat ditemui wartawan di kiosnya, Kamis (28/7/2011). Saat dimintai tanggapan seputar polemik di HPPK, ia tidak mau berkomentar. ”Saya sudah tidak mau berkomentar, tidak ada yang perlu diungkapkan. Coba tanya yang lain saja,” tegasnya.

Sama halnya saat wartawan mengunjungi kios milik Tri Suwarni yang kembali menduduki kepengurusan di bagian keamanan Pasar Klewer. Beberapa orang pegawainya menjawab bahwa Tri tidak datang ke kios sejak pagi. Hal serupa juga terjadi saat wartawan mengunjungi kios milik Ketua HPPK terpilih, Abdul Kadir. Istri Abdul Kadir hanya menjawab singkat bahwa suaminya sedang beribadah di masjid dan tidak tahu kapan kembali ke kios. ”Saat ini sedang di masjid, saya tidak tahu lama atau tidak. Biasanya ngobrol dulu dengan pedagang yang lain,” paparnya.

Sementara itu, beberapa pedagang Pasar Klewer yang mengadu pada Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (27/7/2011), telah melayangkan surat ke Walikota. Surat tersebut sebagai permohonan untuk membantu penyelesaian polemik di tubuh HPPK. ”Kami sudah melayangkan surat itu hari ini (kemarin-red) kepada Walikota Solo dan Wawali. Jadi kami tinggal menunggu tindak lanjut dari Pemkot Solo. Kami berharap masih ada solusi dan HPPK tetap ada satu,” ungkap seorang pedagang Pasar Klewer, Zainal Abidin, saat dihubungi Espos, Kamis.

Ia menambahkan jika tidak ada solusi dan kedua belah pihak tetap saling bersikeras dengan keputusan masing-masing maka lebih baik didirikan HPPK baru. ”Di dalam undang-undang juga diperbolehkan, jadi sah saja untuk mendirikan HPPK baru,” imbuhnya.

aak

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Universitas Prasetiya Mulya Tawarkan Program Pendidikan Ini ke Semarang

Universitas Prasetiya Mulya menawarkan program pendidikan yang sarat dengan entreprenurship atau kewirausahaan kepada warga Semarang. Solopos.com, SEMARANG — Universitas Prasetiya Mulya, Senin (16/10/2017), menggelar media launcheon di Kota Semarang, Jawa Tengah. Program pendidikan yang pekat dengan entreprenurship atau kewirausahaan pun…