Kamis, 28 Juli 2011 16:21 WIB Tak Berkategori Share :

Eksportir sapi Australia mulai kesulitan

Jakarta [SPFM], Pelaku eksportir sapi Australia mulai kesulitan mengekspor sapinya. Hal ini karena semakin ketatnya syarat yang harus dipenuhi eksportir Australia untuk mengirimkan sapinya ke Indonesia.

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia Teguh Boediyana, ketatnya ekspor Australia dapat dijadikan momentum untuk melakukan revitalisasi RPH (rumah potong hewan) hingga peningkatakan sampai kualitas sapi untuk jangka panjang. Selain itu, menurutnya, pemasok daging harus mengetahui jumlah daging yang dibutuhkan. Hal ini sekaligus dapat menjadi faktor pendorong para peternak sapi untuk menambah produksi.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Banun Harpini. Pihaknya menuturkan, hingga saat ini belum ada sapi bakalan yang masuk pasca pembukaan kembali ekspor sapi dari Australia ke Indonesia. Hal ini disebabkan, para eksportir membutuhkan adanya sebuah lisensi ekspor sebelum akhirnya dapat mengekspor sapi. [dtc/dev]

lowongan pekerjaan
Editor,Setter,Ilustrator, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Kementerian Riset Teknologi dan…