Kamis, 28 Juli 2011 19:27 WIB Tak Berkategori Share :

Aksi mogok, Garuda mengaku tak rugi

Jakarta [SPFM], Maskapai PT Garuda Indonesia mengaku tidak menderita kerugian secara finansial akibat mogok terbang yang dilakukan sejumlah pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda, Kamis (28/7). Menurut Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan, sejauh ini operasional perusahaan masih berjalan seperti biasa. Melalui pesan singkatnya Kamis (28/7), Elisa menuturkan, aksi mogok oleh pilot dilakukan karena belum ada kesepakatan antara manajemen dan asosiasi mengenai tuntutan anggota. Aksi protes antara lain akibat perbedaan gaji antara pilot lokal dengan pilot asing. Diketahui, gaji pilot asing sebesar Rp 77 juta per bulan ditambah biaya akomodasi Rp 10,3 juta, sementara pendapatan pilot lokal hanya sebesar Rp 43 juta. Lebih lanjut dikatakannya, aksi mogok tersebut tidak sampai mempengaruhi tingkat keterisian, meski ada beberapa penerbangan yang terpaksa digabungkan, untuk rute yang sama dengan jadwal berdekatan. [tempo/dev]

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…