Ilustrasi (Dok. SOLOPOS)
Rabu, 27 Juli 2011 17:29 WIB Karanganyar Share :

40 Proyek belum dilaksanakan


Ilustrasi (Dok. SOLOPOS)

Karanganyar (Solopos.com)–Sedikitnya 40 dari 64 kegiatan proyek milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, belum dilaksanakan. Hal itu terjadi karena proyek tersebut belum masuk proses lelang pengadaan secara elektronik (LPSE).

Kepala DPU Karanganyar, Didik Djoko Bakdono, menyebut, ke-40 proyek itu termasuk beberapa proyek pembangunan berkategori besar, seperti proyek pembangunan Jembatan Jikut, Karangpandan; perbaikan ruas jalan Papahan, Tasikmadu; jalur Grompol-Jambangan, Mojogedang dan jalur Dagen-Tasikmadu.

“Nilai nominal untuk total proyek yang belum dikerjakan itu sekitar 25 miliar,” ujar Didik kepada wartawan, Rabu (27/7/2011) pagi.

Selain proyek jalan dan jembatan, ada juga pembangunan daerah irigasi (DI) yang nominalnya senilai Rp 19 miliar, juga belum masuk dalam proses lelang.

Sementara itu, ungkap Didik, 20 proyek lain yang kini masih dalam proses penyelesaian di antaranya seperti jalan penghubung Tegalgede-Matesih, Jumapolo-Jatipuro, Kranggan-Jatisawit, Gebyok-Munggur, Ngargoyoso-Telogo Madirda dan satu ruas jalan yang menghubungkan Jenawi-Ngargoyoso. Nilai total proyek yang sudah baru dikerjakan yakni Rp 14 miliar.

(fas)

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…