Selasa, 26 Juli 2011 13:39 WIB Tak Berkategori Share :

Tradisi nyadran

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO

TRADISI NYADRAN— Warga Wijirejo berdoa di depan makam leluhur mereka saat digelar tradisi Nyadran di Makam Sewu, Wijirejo, Pandak, Bantul, Senin (25/7). Prosesi Nyadran di kompleks makam ini diawalai dengan kirab jodang berisi makanan berupa kentan, kolak, apem dan ayam utuh, tradisi yang mengakar pada kerukunan umat dan budaya religi tersebut oleh pemerintah Kabupaten Bantul diangkat menjadi aset wisata berbasis budaya dan religi.

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…