Selasa, 26 Juli 2011 15:16 WIB Sragen Share :

RSUD Sragen anggarkan Rp 1,25 M untuk pasien Gakin

Sragen (Solopos.com)--Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sragen mengalokasikan dana sosial atau corporate social responsibility (CSR) sampai Rp 1,25 miliar pada tahun ini untuk pasien dari keluarga miskin (Gakin) yang tidak terkaver program Jamkesmas.

Sejak Januari-April 2011, RSUD telah melayani sebanyak 417 pasien Gakin dengan sumber dana dari program CSR dan bantuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen.  Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Sragen, dr M Farid Anshori, saat dijumpai wartawan, Senin (25/7/2011), mengungkapkan alokasi anggaran untuk pelayanan kesehatan Gakin di RSUD sampai miliaran rupiah pada setiap tahunnya.

Di 2010 lalu, kisahnya, dari alokasi anggaran penetapan senilai Rp 360 juta, ternyata sampai akhir 2010 dana yang dihabiskan untuk membiayai pengobatan dan perawatan pasien Gakin mencapai Rp 1,05 miliar. “Demikian halnya pada tahun ini. Kami semula mengalokasikan anggaran Rp 500 juta. Namun pada perubahan APBD nanti, kami akan mengusulkan penambahan Rp 750 juta atau totalnya mencapai Rp 1,25 miliar. Semua pembiayaan itu berasal dari dana internal RSUD, bukan dari APBD Sragen,” ujarnya.

Dari laporan pasien Gakin yang sudah ditangani hingga kini, urainya, mencapai 417 orang Gakin. Ratusan pasien itu terdiri atas 293 orang rawat inap dan 124 orang rawat jalan. Untuk perawatan selama tiga bulan pertama (Januari-Maret), lanjut Farid, masih dibantu dana Dinkes senilai Rp 210,2 juta.

(trh)

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…