Selasa, 26 Juli 2011 08:23 WIB Tak Berkategori Share :

Presiden disarankan tawarkan perlindungan whistleblower

Jakarta [SPFM], Imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Nazaruddin pulang belum membuahkan hasil. Presiden disarankan menawarkan Nazaruddin untuk pulang dan menjadi whistleblower. Anggota Komisi III DPR RI Martin Hutabarat Senin (25/7) mengatakan, dengan demikian Nazaruddin bisa memberikan keterangan sesuai aturan hukum sekaligus dilindungi oleh hukum.

Menurut Martin, tawaran ini akan mendapat dukungan dari Komisi III DPR sebagai teman yang pernah satu komisi dengan Nazaruddin. Apalagi baru-baru ini, MA, Polri, Kejaksaan Agung, Kementrian hukum dan HAM, Komisi Pemberantadan Korupsi (KPK) serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah sepakat untuk memberikan perlindungan terhadap whistleblower. Martin menjelaskan pernyataan-pernyataan Nazaruddin sangat menusuk dan mempermalukan banyak orang, termasuk KPK. Hal itulah yang dinilai membuat posisi Nazaruddin terancam sehingga enggan pulang. [dtc/dtp]

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…