Ilustrasi (Dok. SOLOPOS)
Selasa, 26 Juli 2011 18:26 WIB Pendidikan Share :

Guru IPA dinilai malas

Ilustrasi (Dok. SOLOPOS)

Solo (Solopos.com)–Kebanyakan guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Indonesia dinilai malas. Terbukti ketika mengajar, banyak guru yang enggan memberikan atau menunjukkan contoh nyata tentang suatu hal.

“Misalnya ketika guru bicara soal bermacam-macam air, banyak guru yang menerangkannya dengan menulis di papan tulis. Bukan memperlihatkan kepada siswa tentang contoh air yang bening, air keruh, air bau dan sebagainya,” jelas Direktur Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sukro Muhab, saat ditemui  wartawan di sela-sela Bincang Teknologi dan Lomba Roket Air tingkat Soloraya di Student Center UNS, Selasa (26/7/2011).

Hal itu, katanya, berimbas pada minimnya ahli teknologi asal Indonesia. Oleh karena itu PP IPTEK akan menggandeng Kemendiknas untuk menggalakkan program pengenalan teknologi sejak dini di sekolah-sekolah.

Ia juga berharap semakin banyak sekolah di Indonesia, khususnya sekolah negeri yang mengadakan kegiatan ekstrakurikuler berkaitan dengan roket, robot dan pengenalan teknologi lainnya.

(ewt)

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…