Razia Pengamen (Dok. SOLOPOS)
Selasa, 26 Juli 2011 15:28 WIB Boyolali Share :

14 Pengamen terjaring razia

Razia Pengamen (Dok. SOLOPOS)

Boyolali (Solopos.com)–Sebanyak 14 pengamen terjaring razia yang digelar jajaran Polres Boyolali, Selasa (26/7/2011). Mereka terdiri dari dua wanita dan 12 laki- laki.  Para pengamen tersebut tertangkap petugas saat mangkal dan beraksi di terminal Boyolali dan Pasar Ampel.

Mereka lantas digelandang ke Mapolres Boyolali untuk mendapatkan pembinaan. Sebelumnya, sejumlah pengamen di kawasan terminal Boyolali berusaha kabur begitu mengetahui kedatangan petugas. Sebagian dari mereka lari dan lainnya nekat meloncat ke dalam bus.

Namun, petugas berhasil menangkapnya. Razia kemudian dilanjutkan ke Pasar Ampel. Kebetulan hari itu tengah pasaran sehingga ramai penjual dan pembeli. Petugas mendapati sejumlah pengamen yang sedang asyik mengamen. Alhasil, mereka bisa diamankan para petugas.

Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kasat Sabhara AKP Sumarsono mengatakan razia dilakukan dalam rangka Operasi Pekat Candi 2011. “Tujuannya untuk menciptakan suasana kondusif menjelang bulan puasa,” paparnya kepada wartawan, Selasa (26/7/2011). Sumarsono menjelaskan razia ini digelar selama 21 hari terhitung sejak Selasa (26/7/2011) hingga 15 Agustus mendatang.

(rid)

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…