Yusuf Mansur dalam kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama di halaman Setda Klaten. (Moh Khodiq Duhri)
Senin, 25 Juli 2011 08:56 WIB Klaten Share :

Yusuf Mansur ajak warga Klaten gemari sedekah

Yusuf Mansur berceramah dalam kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama. (Moh Khodiq Duhri)

Klaten (Solopos.com)–Ulama ternama, Yusuf Mansur mengajak warga Muslim Klaten menggemari sedekah dan menghafal ayat-ayat suci Alquran.

Hal itu disampaikan Yusuf Mansur dalam kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Minggu (24/7/2011).

Ulama yang terkenal sebagai ikon sedekah itu bercerita panjang lebar tentang manfaat sedekah dan menghafal Alquran. Sebelum bersedekah, Yusuf terlebih dulu mengajak umat Muslim belajar ikhlas.

“Tidak mudah bagi seseorang untuk mau bersedekah jika hatinya tidak ikhlas,” katanya dalam kegiatan yang diselenggarakan Dompet Sosial Hidayah (DSH) dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-207 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 RI.

Di hadapan ribuan umat Muslim yang memenuhi halaman Setda Pemkab Klaten, Yusuf Mansur juga menekankan pentingnya manfaat menghafal ayat-ayat suci Alquran. “Alquran itu rejeki, maka dekat-dekatlah Alquran. Jangan bilang, hafal tanpa tahu artinya. Itu percuma. Lebih baik kalau paham isinya,” tandas Yusuf.

Dia menambahkan, membaca Alquran akan mengurangi keburukan yang diperbuat dalam hidup seorang Muslim. “Setiap membaca satu huruf akan berkurang keburukan. Sering membaca maka keburukan akan berkurang dan pintu rejeki akan terbuka. Kalau bisa jangan baca Alquran sendirian. Undang anak yatim, kenyangkan perutnya, senangkan hatinya, dan ajak membaca surat Yassin,” imbuh dia.

(mkd)

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…