Senin, 25 Juli 2011 09:34 WIB Tak Berkategori Share :

Masyarakat dinilai apatis terhadap KPK

Jakarta [SPFM], Kurangnya minat masyarakat dalam memberi saran dan kritik kepada calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini disayangkan sejumlah pihak. Fenomena ini dinilai karena masyarakat telah melihat gagalnya KPK dalam menangani kasus-kasus yang menjadi sorotan masyarakat. Ketua Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mapi) Hasril Hertanto, Senin (25/7) mencontohkan ketidakberdayaan KPK tersebut dalam menangani kasus cek pelawat yang melibatkan istri eks Wakapolri Adang Daradjatun, Nunun Nurbaeti, dan kasus Nazaruddin, tersangka sekaligus buron kasus keorupsi wisma atlet di Palembang. Keduanya hingga saat ini belum tuntas seluruhnya ditangani KPK.

Menurut Hasril, masyarakat di satu sisi tidak mengetahui teknis dan mekanisme penanganan. Sementara di sisi lain, masyarakat terus menunggu perkembangan kasus-kasus yang ditangani KPK. [dtc/dtp]

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
ISI Bukan Kampus Zombi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (23/8/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gmail.com Solopos.com, SOLO¬†— Institut Seni Indonesia (ISI) Solo segera dipimpin rektor baru. Rektor Sri Rochana Widyastutieningrum…