Minggu, 24 Juli 2011 09:41 WIB Tak Berkategori Share :

Bea masuk naik, tiket film tetap

Jakarta [SPFM], Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) menegaskan, kesepakatan kenaikan tarif bea masuk film impor dan sistem perhitungannya tidak akan berpengaruh terhadap kenaikan harga tiket masuk studio. Menurut Ketua Umum GPBSI Djonny Syafruddin kebijakan itu hanya berimplikasi pada importir film bukan industri perbioskopan Tanah Air.

Djonny Sabtu (23/7) mengatakan, beberapa hal yang mempengaruhi harga tiket masuk terdapat pada faktor pajak daerah dan biaya operasional industri bioskop. Seperti diketahui, tingginya tarif listrik mengakibatkan 60 persen beban bioskop terserap pada sektor tersebut.

Kebijakan tarif bea masuk sebelumnya, jauh berada dibawah negara tetangga, salah satunya Thailand. Dengan adanya kenaikan ini, maka tarif bea masuk menjadi setara dengan Thailand yang berimplikasi pada semakin besarnya pendapatan negara. [vivanews/tna]

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…