Minggu, 24 Juli 2011 19:13 WIB Solo Share :

15 Kios Joglo Sriwedari mangkrak

Solo (Solopos.com) – Sebanyak 15 kios di sekitar Joglo Sriwedari diketahui mangkrak alias tidak beroperasi selama beberapa bulan terakhir. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berencana menata kembali kawasan itu untuk menghidupkan kios-kios tersebut.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Disbudpar, Purnomo Subagyo, saat dihubungi Espos, Minggu (24/7/2011). Disbudpar mulai menginventarisasi keberadaan kios-kios tersebut. Konsep penataan atau menghidupkan kembali kios sedang digodok. ”Untuk pendataan sudah berjalan, tinggal menunggu hasil rinci kondisi kios di Sriwedari. Lalu mematangkan konsep hidupkan kembali kios-kios di sana,” katanya.

Purnomo menjelaskan Disbudpar sedang memverifikasi perizinan dan status kios-kios di sekitar Joglo Sriwedari. Pengembangan kawasan tersebut arahnya sebagai public space. Rencana itu sangat realistis mengingat selama ini kawasan tersebut merupakan objek wisata.

Dia merinci data yang diperoleh Disbudpar jumlah kios Pujasari 140 unit, kios buku 97 unit, pedagang Sriwedari 34 orang. ”Jumlah totalnya 271 pedagang/kios,” imbuhnya. Kios Pujasari terdiri tipe A ukuran 16 meter persegi sejumlah 24 kios, tipe B ukuran 12 meter persegi 44 unit, tipe C1 ukuran sembilan meter persegi 37 kios, serta kios C2 luas sembilan meter persegi 35 unit. Sedangkan untuk kios buku 97 unit luasnya empat meter persegi.

kur

lowonga kerja
lowongan kerja penerbit duta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…