Sabtu, 23 Juli 2011 12:13 WIB Pendidikan Share :

STAIN Surakarta bahas NII

Solo (Solopos.com)–Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Surakarta membahas tentang Negara Islam Indonesia (NII) di Graha STAIN Surakarta, Sabtu (23/7/2011).

Dalam pemaparannya, mantan anggota NII, Ken Setiawan, mengungkapkan seseorang yang terekrut menjadi anggota NII, bisa karena dijebak, bisa juga karena dia awalnya diberikan fasilitas yang mempermudah hidupnya. Misalnya seseorang yang belum mendapatkan pekerjaan, ditemui seseorang lalu diberikan tempat tinggal dan diberi makan. Setelah itu, dia akan dicuci otaknya agar membenarkan ajaran NII.

“Ada tiga hal penting dalam NII. Yaitu iman, hijrah dan jihad. Seseorang yang masih berpandangan bahwa Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum, tidak dapat disebut beriman,” jelasnya.

(ewt)

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…