Sabtu, 23 Juli 2011 21:08 WIB Tak Berkategori Share :

Mahasiswa UGM ciptakan alat pendeteksi kejahatan di ATM

Yogyakarta [SPFM], Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (MIPA UGM) menciptakan alat yang dapat mendeteksi, adanya kejahatan dimesin Anjung Tunai Mandiri (ATM) Mesin yang dipatok dengan harga Rp 3,5 juta per unit itu, diklaim dapat mencegah terjadinya pembobolan mesin ATM, dan pencurian mesin ATM itu sendiri.

Salah satu anggota tim pencipta alat itu, Christian Antonia di Yogyakarta Sabtu (23/7) menjelaskan, alat berukuran 10×10 cm  tersebut, dimasukkan dalam mesin ATM. Alat tersebut dilengkapi dengan sensor jarak dan sensor infra merah. Sensor jarak itu, dapat mendeteksi adanya perubahan posisi mesin. Cristian mengakui, meski cukup efektif, alat tersebut masih belum dilirik kalangan perbankan.[miol/hen]

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…