Sabtu, 23 Juli 2011 10:06 WIB Internasional Share :

Ekspor belum dibuka, peternak Australia dikabarkan tembaki sapi

Jakarta (Solopos.com)--Kebijakan menghentikan ekspor sapi ke Indonesia ternyata membuat peternak di Australia merana. Bahkan seorang peternak dikabarkan menembaki ternaknya sendiri saking putus asanya.

“Ada seorang peternak berada pada situasi di mana ternaknya tak dapat ia kirim. Jumlah ternaknya menjadi lebih banyak dari yang ia bayangkan sebelumnya,” ujar Kepala kamar Dagang Wilayah Utara, Chris Young, seperti dikutip news.com.au, Sabtu (23/7/2011).

Menurut Young, peternak tersebut sangat putus asa. Peternak ini pun lantas menembaki ternaknya sendiri. “Ia tak dapat membeli bahan bakar untuk pompa air dan pakan pun tiada. Tak ingin melihat ternaknya kelaparan, ia tak punya pilihan lain,” sambungnya menjelaskan peternak malang itu.

Young enggan menyebut identitas peternak tersebut. Ia beralasan, jika dibuka identitasnya, peternak tersebut akan menjadi sorotan media massa.

Menteri Pertanian Australia, Joe Ludwig, semenjak 8 Juni lalu menghentikan sementara pengiriman ternak ke Indonesia. Ini akibat perlakuan Indonesia terhadap ternak Australia yang dinilai tidak layak.

Young mengatakan ada sejumlah peternak yang berada pada situasi yang nyaris serupa. Rekan-rekan mereka khawatir dan tengah menjaga mereka.

Namun, apa yang diungkapkan Young ini dibantah pemerintah Australia. “Klaim itu tak dapat dibuktikan baik oleh pemerintah setempat maupun pelaku industri lokal,” kata juru bicara Ludwig.

(detik.com/tiw)

lowongan kerja
lowongan kerja YAYASAN AL-ABIDIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…