Sabtu, 23 Juli 2011 13:09 WIB Tak Berkategori Share :

Ekspansi Google ke Indonesia terganjal regulasi

Nusa Dua [SPFM], Ekspansi Google ke Indonesia terganjal masalah regulasi. Maka dari itu CEO Google, Eric Schmidt meminta kelonggaran terkait data centre yang wajib ada di Indonesia bagi perusahaan multinasional berbasis teknologi. Hal ini disampaikan Eric Schmidt kepada Erwin Aksa yang mewakili Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa, di sela-sela Regional Entrepreneurship Summit, Nusa Dua, Bali. Kelonggaran lain yang diminta Google adalah, keberpihakan positif dari pemerintah Indonesia atas perusahaan advertising asing.

Penetrasi internet di Indonesia sangat rendah. Untuk itu, lanjut Erwin, perlu optimalisasi pendidikan khususnya perancangan kurikulum yang mendukung pengetahuan masyarakat akan internet. Erwin menambahkan, perguruan tinggi Indonesia juga harus mendorong kurikulum yang berbasis teknologi. Tentu dengan berlangsungnya rancangan pendidikan, maka tercipta ekosistem enterpreneurship. Google membutuhkan konten, meski sudah banyak dilakukan pengusaha di Indonesia. Google menjadi jembatans dan memberikan pendidikan bagi anak muda. Erwin menambahkan Google harus punya basis dan mereka tidak mungkin bisa direct access, karena ada kendala bahasa dan market. [dtc/lia]

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…