Sabtu, 23 Juli 2011 15:15 WIB Tak Berkategori Share :

AusAID kucurkan Rp 5,5 M ke LSM RI

Jakarta [SPFM], Memperingati Hari Anak Nasional, pemerintah Australia, Sabtu (23/7) memberikan hibah sebesar AUS$600.000 atau Rp 5,5 miliar kepada organisasi-organisasi yang bekerja untuk perbaikan peradilan dan perlindungan anak di Indonesia.  Menurut Wakil Duta Besar Australia, Paul Robilliard, pemberian dana kepada enam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memberikan kontribusi pada peningkatan hak-hak anak ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Australia terhadap perlindungan dan peradilan anak. Paul Robilliard dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan oleh badan bantuan pemerintah Australia, AusAID, di Taman Menteng, Jakarta, Sabtu (23/7)  mengatakan enam LSM ini patut dibantu karena mereka bekerja untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas hak-hak anak, pelayanan hukum gratis untuk anak-anak jalanan, dan melatih praktisi hukum yang bekerja pada kasus-kasus perlindungan anak.

Dana hibah itu diberikan kepada enam LSM, yaitu Mitra Pembaruan Pendidikan Hukum Indonesia, Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Anak Aceh, Yayasan Lembaga Bantuan Semarang, dan Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur. Pada acara ini, AusAID juga mengundang sejumlah anak dari berbagai panti asuhan dan siswa-siswa sekolah dasar di Jakarta untuk ikut merayakan Hari Anak Nasional di Taman Menteng. Berbagai kegiatan diselenggarakan, mulai dari kegiatan melukis, out bound, menyanyi, hingga perlombaan khas Indonesia seperti balap karung, makan kerupuk dan kelereng. [vivanews/lia]

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…