Jumat, 22 Juli 2011 19:07 WIB Tak Berkategori Share :

Prabukusumo
ada bagi-bagi uang dalam kongres Demokrat

Jogja [SPFM], Mantan Ketua Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusti Bendara Pangeran Haryo Prabukusumo, mengaku mendengar kasak-kusuk adanya bagi-bagi uang dalam Kongres Nasional Partai Demokrat pada 2010 di Bandung, Jawa Barat. Dalam forum tertinggi partai itu, Anas Urbaningrum berhasil merebut posisi Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Prabukusumo di rumahnya di kawasan Alun-alun Selatan Keraton Yogyakarta, Jum’at (22/7) mengatakan, isu politik uang itu muncul saat proses pemilihan ketua umum memasuki putaran kedua. Pada putaran pertama muncul 3 nama, yakni Anas, Andi Mallarangeng, dan Marzuki Alie. Sedangkan putaran kedua tinggal 2 nama kandidat, yakni Anas dan Marzuki. Saat itu Prabukusumo mengaku sebagai pendukung Andi. [tempo/dtp]

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…