Jumat, 22 Juli 2011 17:54 WIB Hukum Share :

Penemuan granat di Kali Pepe gegerkan warga

Solo (Solopos.com)–Warga Solo digegerkan dengan penemuan granat nanas yang diduga masih aktif di bawah jembatan Kali Pepe  Solo (sebelah barat Stasiun Balapan), Jumat (22/7/2011) pukul 08.30 WIB.

Granat yang diperkirakan sudah berusia puluhan tahun itu di temukan para buruh galian di kedalaman 7,5 meter. Menurut Pengawas Proyek PT Pijar Utama Jakarta, Aris Munandar, 44, semula 40-an pekerja sedang menggali tanah di bawah jembatan Kali Pepe untuk pemasangan fondasi (book culvert). Di tengah aktivitas itu, para pekerja kaget setelah menemukan benda berbentuk bulat mirip granat.

Setelah itu, pengawas bangunan berinisiatif melaporkan penemuan itu ke Polsuska Stasiun Balapan. Pasalnya, jarak antara lokasi penemuan dengan Stasiun Balapan kurang dari 200 meter. “Kami sudah dua bulan menggali tanah di lokasi kejadian. Saat ditemukan, granat yang infonya masih aktif itu sumbunya sudah tidak ada,” ceritanya saat ditemui wartawan di Stasiun Balapan, Jumat.

“Untungnya, saat ditemukan granat nanas itu tidak terkena cangkul atau alat lainnya. Sesaat setelah ditemukan, banyak juga orang yang penasaran ingin melihat,” katanya.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo membenarkan penemuan granat di bawah jembatan Kali Pepe itu. Selanjutnya, granat itu diserahkan Brimob untuk diteliti kembali.  “Masih diselidiki. Sepertinya sudah tidak aktif. Tapi, tunggu hasilnya terlebih dahulu,” katanya.

(pso)

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….