Jumat, 22 Juli 2011 19:58 WIB Solo Share :

Muslimah HTI gelar aksi peringati HAN

Solo (Solopos.com)–Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli.

Aksi yang diikuti sekitar 200 orang dari pelajar SMP dan SMA itu digelar di Bundaran Gladag, Jumat (22/7/2011). Koordinator Aksi, Nawang Ratri, mengatakan aksi itu bertujuan memberikan pengetahuan pada masyarakat bahwa nasib anak Indonesia semakin terpuruk. “Anak masih sering menjadi korban oleh sistem kapitalis. Seharusnya pemerintah lebih peduli dengan anak karena anak adalah tanggung jawab negara,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela aksi.

Kegiatan itu, lanjut dia, untuk mengajak masyarakat, remaja dan orangtua yang merasa peduli dengan anak. Ia menambahkan, tema HAN tahun ini yakni Anak Indonesia Sehat dan Berakhlak Mulia. Hanya, pornografi dan pornoaksi tetap ada.

Ada juga kebijakan lain yang melindungi anak tetapi tetap memperbolehkan aborsi untuk bayi dan di bidang pendidikan ada sekolah gratis tetapi tidak merata. “Ada 13 juta orang pelajar SMP dan SMA yang terancam putus sekolah. Kami ingin memberikan solusi dengan Khilafah Islamiyah,” imbuhnya.

(aak)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…