Jeky Muhammad Fauzi (JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono)
Jumat, 22 Juli 2011 06:20 WIB Tokoh Share :

Jeky Muhammad Fauzi, suka bosan belajar, jadi duta pelajar

Mengaku suka bosan belajar, tapi justru terpilih sebagai duta pelajar mewakili Provinsi Jawa Tengah? Itulah Jeky Muhammad Fauzi, putra sulung pasangan Darmadi dan Ny Sularti. Pelajar Kelas VII SMPN 1 Manyaran, Wonogiri itu terpilih mengikuti Olimpiade Sains Nasional di Manado, Sulawesi Utara. Dalam olimpiade sains itu remaja kelahiran 26 Desember 1997 itu sukses meraih medali perak di Mapel IPS dan uang pembinaan.

Jeky Muhammad Fauzi (JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono)

Saat dijumpai, Jeky yang mengenakan baju batik warna merah bertuliskan Olimpiade Sains Nasional Tingkat SMP, Manado 2011u mengaku menggemari mata pelajaran IPS sejak sekolah dasar. Selain senang Mapel IPS, warga Gunung Cilik RT 4/IX, Desa Karang Lor, Manyaran ini juga suka Mapel Fisika dan Biologi. Nilai rapor Mapel-Mapel itu adalah 90. “Saya belum memiliki cita-cita tapi saya memiliki semangat belajar. Kunci sukses di OSN Mapel IPS kemarin adalah belajar rutin, tetap semangat dan selalu berdoa,” tegasnya.

Sambil tersenyum, Jeky menjelaskan, pola belajarnya unik. “Saya sebenarnya gampang bosan. Termasuk belajar sehingga pola belajar saya lebih dinamis, tidak suka duduk terlalu lama. Terkadang saya membaca sambil berjalan. Atau naik pohon untuk membaca buku agar mudah mengingat-ingatnya,” ujarnya.

Menurutnya, prestasinya diraih tidak sendirian namun berkat bimbingan gurunya, Mulyani dan Kepala SMPN 1 Manyaran, Umi Wardani. Keduanya, jelasnya, membimbingnya selama lebih dari tiga bulan. Bagaimana dengan uang pembinaan yang diperoleh? Jeky menyatakan akan dipergunakan membeli komputer netbook. “Saya akan membeli netbook agar semua materi pelajaran tersimpan dengan rapi dan sewaktu-waktu dibutuhkan bisa dibuka di mana pun tempat,” tandasnya.

Trianto Hery Suryono

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…