Jumat, 22 Juli 2011 21:05 WIB Tak Berkategori Share :

115 juta anak jalani pekerjaan berbahaya

Jayapura [SPFM], Menjelang peringatan hari anak besok, jutaan anak diketahui masih harus bekerja, bahkan dalam bidang yang membahayakan keselamatan mereka. Organisasi Perburuhan Internasional PBB (ILO) menyatakan sebanyak 115 juta anak dari jumlah 215 juta menjalani pekerjaan yang berbahaya sehingga sering menimbulkan kecelakaan kerja.

Koordinator program pendidikan ILO dan pelatihan ketrampilan Provinsi Papua C. Hirania Wiryasti di Jayapura, Jum’at (22/7) meminta praktek-praktek mempekerjakan anak di sektor yang membahayakan jiwa harus segera dihentikan. Selain itu, menurut Hiranja, saat ini cukup banyak jumlah anak yang harus bekerja pada jam kerja yang panjang, sehingga mengakibatkan tingginya resiko cedera atau kecelakaan yang harus dialami oleh mereka.

Hirania berharap peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 2011 dapat meningkatkan dan memperkuat pemahaman masyarakat luas, khususnya tentang resiko keselamatan dan kesehatan kerja anak-anak yang berada pada pekerjaan yang berbahaya. [kcm/dtp]

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…