Joko Widodo (Dok. SOLOPOS)
Kamis, 21 Juli 2011 00:16 WIB Solo Share :

Walikota-Tim Independen bertemu

Joko Widodo (Dok. SOLOPOS)

Solo (Solopos.com)–Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Tim Independen pengkaji cagar budaya Pabrik Es Saripetojo, Prof Eko Budiharjo, dijadwalkan bertemu di Solo, Kamis (21/7/2011) hari ini.

Pertemuan itu guna mendiskusikan hasil kajian Tim Independen terhadap bangunan bekas pabrik es tersebut.

Saat dimintai informasi, Rabu (20/7/2011), Jokowi membenarkan adanya rencana pertemuan dengan Prof Eko Budiharjo tersebut. Namun Jokowi belum memastikan apakah pertemuan itu akan digelar secara terbuka atau tertutup.

“Saya belum mengetahui pertemuannya besok itu terbuka atau tertutup. Tapi akan saya upayakan bisa digelar secara terbuka sehingga masyarakat juga bisa mengetahui dan memperoleh informasi seputar kajian Tim Independen atas Saripetojo tersebut,” ujar Jokowi kepada wartawan di Balaikota Solo.

Disinggung persiapannya terkait rencana pertemuan itu, Jokowi menyebutkan tidak ada persiapan khusus selain menyiapkan berkas-berkas seputar Saripetojo yang selama ini ada di Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) dan Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo.

“Ya kami siapkan berkas-berkas yang ada kaitannya dengan itu. Tidak ada persiapan khusus karena pertemuan itu kan untuk membahas dan mencari solusi terbaik atas Saripetojo, bukan untuk memunculkan polemik?” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, hasil kajian Tim Independen yang menyatakan bahwa bangunan bekas Pabrik Es Saripetojo tidak layak masuk benda cagar budaya (BCB) telah menuai berbagai kritikan.

(sry) 

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…