TIKET LEBARAN -- Aneka moda transportasi massal makin menjadi pilihan masyarakat untuk mudik dan balik Lebaran. Terlihat antrian tiket di Stasion Solo Balapan saat musim balik Lebaran 2010 silam. (JIBI/SOLOPOS/dok) TIKET LEBARAN -- Aneka moda transportasi massal makin menjadi pilihan masyarakat untuk mudik dan balik Lebaran. Terlihat antrian tiket di Stasion Solo Balapan saat musim balik Lebaran 2010 silam. (JIBI/SOLOPOS/dok)
Kamis, 21 Juli 2011 18:01 WIB Ekonomi Share :

Tiket arus mudik Lebaran Jakarta-Solo ludes

Solo (Solopos.com) – Tiket kereta api (KA) rute Jakarta-Solo pada H-4 hingga H-2 jelang Lebaran sudah ludes terjual, kendati hari keberangkatan masih lebih dari sebulan lagi.

TIKET LEBARAN -- Aneka moda transportasi massal makin menjadi pilihan masyarakat untuk mudik dan balik Lebaran. Terlihat antrian tiket di Stasion Solo Balapan saat musim balik Lebaran 2010 silam. (JIBI/SOLOPOS/dok)

Masyarakat Solo ikut sibuk membeli tiket rute tersebut untuk keluarga mereka yang hendak pulang kampung pada tanggal itu. Wakil Kepala Stasiun Balapan Solo, Achmad Zaini, kepada Espos, Kamis (21/7/2011), mengungkapkan tiket KA dari Jakarta-Solo untuk tiga hari, 26-28 Agustus atau sekitar empat hari jelang Lebaran sudah terjual habis. Habisnya tiket secara cepat berkaitan dengan arus mudik Lebaran dari Jakarta ke Solo.

“Warga Solo beli dari sini untuk dikirim lewat titipan kilat ke keluarga mereka di Jakarta. Daripada di sana harus antre berdesakan, mending beli di sini,” terang Zaini. Pembelian tiket untuk arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada Jumat-Minggu (26-28/8/2011). Arus mudik mencapai puncak pada tiga hari itu, dengan pertimbangan sebelum hari Lebaran atau Selasa (30/8/2011), pemudik sudah sampai ke kampung halaman. Setiap hari, Zaini mengatakan, puluhan pembeli tiket rute Jakarta-Solo memenuhi Stasiun Balapan.

Mengenai harga, tiket untuk perjalanan dari Jakarta ke Solo pada tiga hari tersebut menggunakan tarif batas atas. Misalnya, untuk KA eksekutf Argo Lawu dan KA Argo Dwipangga, tiket dijual Rp 580.000/penumpang. Sedangkan untuk KA bisnis Senja Utama tiket seharga Rp 220.000/penumpang. “Tidak ada kenaikan harga, hanya menyesuaikan tarif tertinggi sesuai batasan tarif yang telah ditetapkan.”

Di sisi lain, Zaini memprediksi lonjakan pembelian tiket untuk rute sebaliknya, Solo-Jakarta, akan terjadi pada 40 hari sebelum arus balik atau setelah Sabtu (23/7/2011). Sebab, Sabtu depan pembeli sudah bisa mendapatkan tiket untuk arus balik atau pada Kamis (1/9/2011). Berdasarkan catatan pihaknya, arus balik terjadi pada H+1 sampai H+7 Lebaran. Terkait hal itu, dia meminta masyarakat mengatur waktu untuk bisa membeli tiket sesuai jadwal keberangkatan yang diinginkan. “Sekarang membeli tidak harus ke stasiun, bisa lewat ATM, kantor pos, Indomaret, agen-agen tiket, jadi tidak harus berdesakan di stasiun,” ujar dia.

Sementara itu, tiket untuk masa arus mudik dari Solo ke kota lain juga berangsur terjual kendati belum ludes 100%. Salah satu pembeli tiket Joko, misalnya, berencana membeli tiket KA untuk perjalanan ke Surabaya pada Senin (29/8/2011). Namun, saat datang ke Balapan, Kamis kemarin, tiket KA bisnis untuk rute itu telah ludes terjual. Joko hanya kebagian tiket KA eksekutif dari Solo-Surabaya.

Mengenai ludesnya tiket rute Jakarta-Solo juga diakui Kepala Humas PT KA Indonesia Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, yang dihubungi Espos, Kamis. Menurut Eko, penjualan tiket arus mudik dari Jakarta ke Solo maupun Yogyakarta dilakukan warga setempat untuk keluarga mereka di Jakarta yang hendak mudik. Hal semacam ini, kata dia, kerap terjadi menjelang arus mudik Lebaran. Lebih jauh, dia mengingatkan masyarakat untuk tertib mengikuti aturan pembelian tiket maksimal untuk dua kursi/orang. Aturan yang diterapkan di kawasan Daops VI tersebut ditujukan untuk mencegah aksi calo sejak dini dan memberi kesempatan pada semua orang untuk mendapatkan tiket.

tsa

lowongan kerja
lowongan kerja SD IST AL ALBANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ketahanan Psikologis Mencegah Pelajar Bunuh Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/6/2017). Esai ini ditulis Ahmad Saifuddin, dosen di Institut Agama Islam Negeri Surakarta dan Sekretaris Lakpesdam PCNU Kabupaten Klaten. Alamat e-mail penulis adalah ahmad_saifuddin48@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Pada Sabtu (3/6/2017) saya terkejut ketika membaca Harian…