KLA
Kamis, 21 Juli 2011 14:55 WIB Solo Share :

Solo raih penghargaan kota terbaik penyelenggaran program menuju KLA

Solo (Solopos.com)--Kota Solo  meraih penghargaan dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)   sebagai salah satu kota terbaik penyelenggara program pengembangan mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).

Penghargaan akan diterima secara resmi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada Sabtu (24/7/2011) mendatang. Penjelasan itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bapermas P3A & KB), Widdi Srihanto ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Kamis (21/7/2011).

“Ada tiga kota/kabupaten yang dinilai sebagai pelaksana terbaik penyelenggaran program dalam rangka mewujudkan KLA, dan Solo adalah salah satunya,” ujar Widdi.

Widdi menjelaskan penilaian dalam rangka evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2011 itu telah dilaksanakan Tim Independen dari Kementrian Meneg PP RI. “Untuk Kota Solo, penilaian telah dilaksanakan Tim Independen pada bulan Juni lalu,” terangnya.

Widdi mengakui hingga kini masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dilaksanakan Pemkot kaitannya dengan mewujudkan Solo sebagai KLA, meskipun dari komitmen Pemkot sudah kuat. Salah satunya adalah persoalan keberadaan anak-anak jalanan (Anjal). Diakuinya, hingga saat ini Pemkot belum memiliki konsep yang jelas untuk penataannya. Bahkan saat ini, dari 51 kelurahan yang telah dikonsep menjadi kelurahan layak anak, baru 21 yang sudah memulai program tersebut.

”Saat ini masih menuju dan banyak kekurangan di sana-sini. Sosialisasi juga masih terus kami lakukan. Namun cita-cita Pemkot pada tahun 2014 nanti Solo bisa benar-benar menjadi kota layak anak,” katanya.

Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) juga mengungkapkan hal senada. Jokowi mentargetkan Solo menjadi KLA pada 2014 mendatang. Salah satu contoh langkah yang akan diambil Pemkot adalah mengatur keberadaan iklan rokok. Ke depan, pemasangan iklan rokok di jalan-jalan protokol akan diatur, khususnya iklan rokok yang masih dipasang di sekitar atau dekat dengan lingkungan sekolah.

(sry)

lowongan kerja
lowongan kerja PBF di sukoharjo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Pancasila Harus Satu Kesatuan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (12/6/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro yang bekerja sebagai editor buku di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com Solopos.com, SOLO–Jika dibandingkan beberapa tahun lalu, tampaknya kedudukan Pancasila pada tahun ini berada di…