Calon pemudik antre tiket di Gambir Calon pemudik antre tiket di Gambir
Kamis, 21 Juli 2011 08:12 WIB News Share :

PT KAI siapkan tiket tambahan bagi calon pemudik

Calon pemudik antre tiket di Gambir

Jakarta (Solopos.com)--Kehabisan tiket kereta api untuk mudik? Jangan khawatir. PT Kereta Api Indonesia Daops I akan menjual tiket kereta tambahan dari Jakarta untuk tujuan beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Akan ada jadwal tambahan, akan kita lihat nanti tanggal berapa saja yang masyarakat antusias, atau yang banyak membutuhkan, biasanya H-3,” kata Kahumas PT KAI Daops I Mateta Rizalul Haq, Kamis (21/7/2011) pagi.

Namun sayangnya Mateta belum bisa memastikan kapan tiket tambahan tersebut akan mulai dijual. Pihaknya masih melihat-lihat dulu antusiasme calon pemudik sambil mempersiapkan armada yang akan digunakan.

“Akan kita sampaikan nanti, kita siapkan sarana, misalnya satu perjalanan ada tambahan berapa gerbong,” katanya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, PT KAI tahun ini menjual tiket kereta mulai H-40. Tujuannya, untuk mempercepat proses penjualan tiket, di samping untuk melihat sedini mungkin seberapa banyak armada tambahan yang harus disiapkan.

“Mempercepat proses untuk para calon penumpang, waktunya panjang sehingga bisa terprogram. Kita juga bisa menghitung kemungkinan penambahan armada, dan kita bisa lebih awal menyiapkan kebutuhan armada tambahan,” papar Mateta.

Saat ditanya adanya beberapa loket penjualan tiket seperti di minimarket Indomaret yang cuma melayani pembelian tiket H-30, menurut Mateta tak semuanya gerai Indomaret melakukan hal itu. Banyak Gerai Indomaret yang telah melakukan penjualan tiket. “Saya kira itu Indomaret tertentu saja, yang lain jalan kok,” tuturnya.

(detik.com/tiw)

lowongan kerja
lowongan kerja Salesman & Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Hakikat ”Ndesa”

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Sabtu (8/7/2017), ditulis Puitri Hati Ningsih dari komunitas Pawon Sastra Solo. Solopos.com, SOLO–Beberapa hari ini ramai pembicaraan ihwal konten blog video putra ragil Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang menggunakan term ”ndesa” untuk mengkritik perilaku…