ilustrasi (inilah.com)
Kamis, 21 Juli 2011 15:14 WIB Solo Share :

Pengaturan jam sekolah terus dievaluasi

ilustrasi (inilah.com)

Solo (Solopos.com)–Pengaturan jam sekolah yang berbeda untuk siswa tingkat TK-SD, SMP, SMA/SMK terus dievaluasi. Sebagaimana diketahui, kebijakan yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Solo guna mengurai persoalan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik itu mulai diberlakukan tahun ajaran baru 2011/2012 ini.

Untuk TK-SD dan SMK, siswa masuk mulai pukul 07.30 WIB, tingkat SMP masuk pukul 07.00 WIB dan tingkat SMA masuk pukul 06.30 WIB. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo, Rakhmat Sutomo menyatakan saat ini semua sekolah negeri telah melaksanakan kebijakan tersebut. Namun, masih terdapat sejumlah sekolah swasta yang belum menerapkan pengaturan jam sekolah tersebut dengan sejumlah petimbangan.

“Ada beberapa sekolah yang memang meminta pelaksanaannya mundur, khususnya sekolah-sekolah terpadu yang memiliki sekolah dengan jenjang yang berbeda, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. Sebagai contoh Kalam Kudus yang memiliki sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA. Hal itu dengan pertimbangan sekolah-sekolah itu ada di satu kawasan,” terangnya.

Rakhmat mengakui dampak positif dari diberlakukannya kebijakan tersebut adalah tidak ada lagi simpul kemacetan lalu lintas saat jam berangkat dan pulang sekolah di beberapa titik. Meskipun diakuinya, ada sejumlah sekolah yang saat ini masih penyesuaian. Sementara untuk pengaturan jam masuk sekolah pada bulan Ramadan nanti, Rachmat menyatakan masih dalam pembahasan.

(sry)

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…