Pemabuk (SOLOPOS/Dwi Prasetya)
Kamis, 21 Juli 2011 18:18 WIB Hukum Share :

Lima pengamen diringkus

Pemabuk (SOLOPOS/Dwi Prasetya)

Solo (Solopos.com)–Aparat Polsek Laweyan meringkus lima pengamen yang menggelar pesta Miras di depan Pasar Jongke, Laweyan, Rabu (20/7/2011) pukul 15.00 WIB. Polisi terpaksa menjerat kelima pemabuk itu dengan pasal Tipiring karena dianggap meresahkan masyarakat.

Menurut Kanitreskrim, AKP Sunarto mewakili Kapolsek Laweyan, Kompol Subagyo penangkapan kelima pemabuk bermula dari laporan masyarakat.

Kelima pemabuk yang diringkus, yakni Alim Tarmo Sutopo, 32, warga Banaran, Grogol, Sukoharjo; Ga, 14, warga Banaran, Grogol, Sukoharjo; Ari Setyanto, 20, warga Sidodadi RT 7/RW I, Pajang, Laweyan; Andi Tri Basuki, 30, warga Sidodai RT 1/I, Pajang, Laweyan; Ya, 17, warga Banaran, Grogol, Sukoharjo.

“Saat ditangkap, mereka baru saja menenggak Miras jenis ciu oplosan. Kami pun langsung membawa mereka ke kantor,” tegas AKP Sunarto yang juga mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (21/7/2011).

(pso)

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…