Rabu, 20 Juli 2011 12:13 WIB Tak Berkategori Share :

PPATK periksa 11 perusahaan terkait Nazaruddin

Jakarta [SPFM], Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein menyatakan masih menelisik 11 nama perusahaan terkait tersangka kasus wisma atlet, Nazaruddin. Perusahaan tersebut diduga hanya dijadikan sebagai kendaraan untuk memenangkan tender. Yunus mengaku sudah melaporkan nama-nama perusahaan tersebut, tapi belum ada jawaban hingga saat ini. Perilaku perusahaan ini, kata Yunus, diduga hanya dipakai sebagai kendaraan untuk memenangkan tender.

Selanjutnya, lembaganya masih menelisik juga apakah perusahaan tersebut termasuk perusahaan abal-abal. Pusat Pelaporan Analisis Transaksi dan Keuangan melaporkan transaksi mencurigakan terkait tersangka dugaan kasus suap wisma atlet, Nazaruddin, yang mencapai 144 hingga saat ini. Transaksi ini disebut melibatkan kurang lebih 150 perusahaan. [tempo/lia]

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Universitas Prasetiya Mulya Tawarkan Program Pendidikan Ini ke Semarang

Universitas Prasetiya Mulya menawarkan program pendidikan yang sarat dengan entreprenurship atau kewirausahaan kepada warga Semarang. Solopos.com, SEMARANG — Universitas Prasetiya Mulya, Senin (16/10/2017), menggelar media launcheon di Kota Semarang, Jawa Tengah. Program pendidikan yang pekat dengan entreprenurship atau kewirausahaan pun…