Ilustrasi
Rabu, 20 Juli 2011 18:20 WIB News Share :

Pemkab Grobogan segera mulai dropping air bersih

Ilustrasi

Grobogan (Solopos.com)–Pemkab Grobogan akan memulai droping air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan, mulai Senin (25/7/2011) pekan depan. Soal pendanaan kegiatan tersebut sudah tidak ada masalah lagi.

“Setelah berkonsultasi ke provinsi mengenai anggaran tidak ada masalah lagi. Karena anggaran bantuan air bersih bagi desa yang membutuhkan, dapat menggunakan pos belanja langsung,  sebab hal ini sudah menjadi kegiatan rutin tiap tahun di musim kemarau.  Anggarannya sudah kita siapkan,” jelas Kabag Kesra Drs Nursahid melalui Kasubag Sosial Gintono Bejo, Rabu (20/7/2011).

Guna memudahkan pelaksanaan kegiatan droping air bersih mengingat terbatasnya armada tangki air, tambah Gintono, saat ini Pemkab sedang menyusun jadwal droping.

“Jika tidak ada perubahan droping air bersih dimulai, Senin (25/7/2011) mendatang.  Saat ini sedang disusun jadwal desa mana yang mendapat giliran pertama dan berikutnya droping air. Setiap desa kita jatah tiga tangki air bersih. Kendati demikian bisa saha lebih dari itu dengan melihat kondisi serta jumlah masyarakat yang membutuhkan,” papar Gintono.

Saat ini sudah ada 110 dari 280 desa dan kelurahan di Grobogan yang mengajukan permohonan bantuan air bersih karena kekeringan. Warga juga sudah mulai mencari air dari sumur di areal hutan.

(rif)

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…