Rabu, 20 Juli 2011 11:19 WIB Tak Berkategori Share :

Korupsi, dua pejabat China dieksekusi

Beijing [SPFM], China mengeksekusi mati dua mantan wakil wali kota, Selasa (19/7), karena menerima uang suap dalam jumlah jutaan dollar AS. Kedua mantan pejabat itu, Xu Maiyong dan Jiang Renjie, sebelumnya bekerja di kota-kota yang makmur di pantai timur China yang sedang berkembang pesat. Xu, 52 tahun, adalah mantan wakil wali kota Hangzhou dan dijatuhi hukuman mati pada Mei lalu. Ia dilaporkan menerima uang suap senilai 198 juta yuan (sekitar Rp 261 miliar) dan melakukan penggelapan serta penyalahgunaan kekuasaan. Xu telah menggunakan kekuasaan untuk ikut campur dalam kontrak-kontrak proyek dan untuk membantu perusahaan dan orang memperoleh tanah, promosi, dan pengurangan pajak. Media China melaporkan, para penyidik menemukan batangan emas dan perhiasan mahal di rumahnya.

Sementara Jiang, 62 tahun, adalah mantan wakil wali kota Suzhou. Ia dijatuhi hukuman mati tahun 2008 karena menerima suap lebih dari 108 juta yuan (sekitar Rp 142,8 miliar). Menurut laporan media sebelumnya, kedua orang itu merupakan anggota Partai Komunis. Berdasarkan jajak pendapat, korupsi oleh para pejabat negara merupakan sumber ketidakpuasan publik di China. Karena itu, dalam sebuah pidato pada awal bulan ini ketika menandai ulang tahun ke-90 Partai Komunis yang berkuasa, Presiden China Hu Jintao mengatakan, perang melawan korupsi merupakan kunci untuk menang atau kalah dalam mendapatkan dukungan publik serta hidup atau matinya partai. [kcm/lia]

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…