Ilustrasi pelatihan tenaga kerja (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi pelatihan tenaga kerja (JIBI/Solopos/Dok.)
Rabu, 20 Juli 2011 17:01 WIB Solo Share :

Kembangkan STP, Pemkot sangat selektif

STP (Dok.SOLOPOS)

Solo (Solopos.com)–Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo selama ini sangat selektif dalam menyeleksi pihak-pihak yang akan diajak bekerja sama dalam mengembangkan Solo Techno Park (STP).

Jokowi menegaskan meskipun pembangunan STP yang telah dimulai sejak tahun 2007 itu belum 100 persen selesai, berbagai kegiatan tetap berjalan.

“Kegiatan di STP selalu tambah, tambah, tambah, tambah, meskipun secara fisik, pembangunan STP belum selesai tapi kegiatannya tetap bisa berjalan. Karena untuk STP ini kan memang untuk jangka panjang. Hanya saja, dari awal Pemkot sudah memiliki komitmen bahwa kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di situ (STP-red), sehingga yang dicari level yang high tech, bukan pelatihan-pelatihan biasa semacam kursus menjahit dan sebagainya,” ujar Jokowi ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Rabu (20/7/2011).

Jokowi mengaku sebenarnya banyak pihak yang telah menyatakan berminat untuk menjalin kerja sama dengan Pemkot dalam pengembangan STP.

Namun menurutnya, Pemkot tetap harus selektif karena STP tersebut dinilai sebagai salah satu ikon Kota Solo. Diakui Jokowi, sikap selektif Pemkot tersebut berdampak pada proses pengembangan STP yang lama.

(sry)

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…