Rabu, 20 Juli 2011 17:10 WIB Tak Berkategori Share :

JAT bantah terkait dengan Ponpes UBK di Bima

Sukoharjo [SPFM], Jama’ah Ansharut Tauhid membantah terlibat dengan berbagai kegiatan terorisme, terutama yang baru saja terjadi di Pondok Umar bin Khattab di Bima NTB dan di Mojokerto. Juru Bicara JAT Markaziyah Abdul Rochim Baasyir saat jumpa wartawan di markas JAT Rabu (20/7) mengatakan, ada beberapa tuduhan yang tidak seusia dengan keadaan dari JAT saat ini. Seperti contohnya adalah,  JAT tidak memiliki keterkaitan dengan kedua peristiwa Pondok Umar bin Khattab di Bima, dan perusakan sebuah bangunan di Mojokerto.

Menurut Abdul Rochim, pimpinan Pondok Umar bin Khattab Ustadz Abrori, memang pernah menjadi anggota JAT. Namun karena perbedaan padangan, akhirnya Abrori menyatakan telah mengundurkan diri. Oleh Sebab itulah, Abdul Rochim mengungkapkan, JAT tidak bertanggung jawab, dengan dua kasus tersebut. Sementara itu Abdul Rochim mengungkapkan, pihaknya meminta kepada kepada umat islam agar tidak mudah terprovokasi, dengan berbagai macam isu yang saat ini beredar, dan menyudutkan pihaknya. [SPFM/hen]

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…